
| Rabu, 25 Februari 2004 | Olahraga |
Indriyanto dan Kwateh Dijaga KhususSEMARANG- Semen Padang akan mewaspadai duet striker Indriyanto Nugroho-Roberto Kwateh dalam pertandingan lanjutan Liga Indonesia Bank Mandiri X, Rabu (25/2) sore ini di Stadion Jatidiri. Dua striker andalan PSIS itu dinilai sangat berbahaya jika berada di kotak penalti. Mereka akan mendapat pengalawan khusus dari trio bek Carlos Renato Ellias, Rommy Diaz Putra, dan Masperi Kasim. Langkah itu ditempuh untuk mematikan pergerakan kedua ujung tombak Laskar Mahesa Jenar agar tidak mencetak gol. "Indriyanto dan Kwateh sangat berbahaya. Lini belakang sudah saya instruksikan untuk memperhatikan pergerakan dan mengawal mereka," tegas pelatih Semen Padang Suhatman Imam. Karakter permainan Indriyanto sudah diketahui oleh Suhatman. Sebab, ketika di PPSI Primavera dulu, dia pernah menangani Indriyanto. Menurutnya, mantan pemain Persijatim Solo FC itu mempunyai pergerakan yang cepat. Selain itu, penempatan posisinya bagus. Hal itu harus diwaspadai para pemain belakang. Namun yang paling diwaspadai dari Indriyanto adalah insting golnya yang tajam. Sedangkan kemampuan Roberto Kwateh belum banyak diketahui Suhatman. Namun, dari informasi yang diterimanya, Kwateh mempunyai kecepatan dan keuletan. Ia selalu fight berduel dengan pemain belakang lawan. Kengototan itulah yang menjadi keunggulan mantan striker PSIM Yogya itu. Lini Kedua Selain mewaspadai striker PSIS, Semen Padang juga akan memperhatikan pergerakan Diallo Abdoulaye Djibril. Pemain asal Guiena itu dinilai sangat aktif menyuplai bola dari lini tengah ke depan. Hal tersebut membuat serangan-serangan PSIS lebih hidup. Karenanya, pergerakan Djibril juga akan dimatikan. "Serangan-serangan dari second line sering lebih berbahaya," ujar asisten pelatih Buyung Ismu yang mengintip pertandingan antara PSIS lawan Persita, pekan lalu. Kelemahan PSIS, menurutnya, terletak pada lini belakang. Koordinasi dan kerja sama para pemain belakang kurang solid. Kelemahan itu akan dimanfaatkan untuk menjebol gawang I Komang Putra. "Kami akan mengandalkan kecepatan Kusdiyanto untuk mendobrak pertahanan mereka," ungkapnya. Kekuatan Semen Padang saat ini diakui sedikit berkurang dengan absennya tiga pemain pilar. Namun, hal itu tidak akan dijadikan halangan untuk mencuri poin di kandang lawan. Sebab, tahun lalu Affan Lubis cs berhasil memetik tiga angka penuh di Stadion Jatidiri. Hal itu membuat motivasi dan kepercayaan diri mereka semakin tinggi. Kekalahan saat lawan PSS lalu bisa segera dilupakan. "Kemenangan tahun lalu di kandang PSIS bisa menjadi modal yang sangat berharga bagi kami untuk menghadapi pertandingan ini. Paling tidak semangat dan kepercayaan diri pemain bisa semakin tinggi," katanya. (H13-77) |