logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 25 Februari 2004 Olahraga  
Line

Bob Hasan Siap Pimpin PASI

JAKARTA- Bob Hasan kembali berpeluang memimpin Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Mantan menperindag era Soeharto tersebut sudah menyatakan kesediaannya untuk tetap menjadi ''nakhoda'' PASI untuk waktu empat tahun mendatang. Kepastian ini disampaikan oleh Sekjen PB PASI Ir Tigor Tanjung yang merupakan mitra terdekatnya.

''Pak Bob bersedia tetap memimpin PASI. Beliau sangat konsen dengan atletik di Indonesia. Jangankan di sini, atletik dunia juga beliau selalu mengurus. Apalagi dukungan untuk Pak Bob sangat maksimal,'' ungkap Tigor.

Menurut dia, Bob telah menyiapkan tiga program andalannya untuk agenda kepemimpinannya dalam empat tahun mendatang. Agenda pertama adalah mengadakan kejurnas sprint untuk siswa SMP dan SMA/SMK. Event ini akan digelar di kota-kota yang memiliki stadion memadai. Tujuannya, untuk mencari bibit sprinter andal pada masa mendatang.

''Pak Bob juga sudah mengagendakan agar kejurnas berlangsung secara kontinu. Kejurnas ini mempunyai nilai strategis bagi perkembangan pembibitan atlet-atlet andal pada masa mendatang,'' jelas Tigor.

Agenda ketiga Bob, katanya, adalah menggelar kejurnas atletik junior usia 18 tahun. Kejurnas tersebut sangat penting nilainya. Federasi Atletik Amatir Internasional telah menetapkan, usia 18 tahun merupakan usia atlet junior.

''PASI juga menyiapkan dua atlet ke Olimpiade Athena. Mereka adalah Supriati Sutono untuk nomor lari 5.000 meter dan Edy Zakaria untuk lari gawang 110 meter. Ini semua juga merupakan konsen dari PASI di bawah pimpinan Pak Bob,'' tegasnya.

Kongres PB PASI akan digelar di Hotel Atlet Century, hari ini dan besok. Tigor yang menjadi salah seorang panitia inti pagelaran tersebut memastikan, 30 pengda PASI sudah hadir di Jakarta.

Jika terpilih memimpin PASI untuk periode 2004 - 2008, berarti Bob Hasan merupakan pimpinan PASI yang cukup lama. Pengusaha hutan tersebut telah memimpin PASI sejak 1979.

Bob Hasan tampaknya masih menghindari kerumunan publik. Semalam, dia belum bisa dimintai konfirmasi secara langsung. Bekas mitra terdekat mantan presiden Soeharto tersebut agaknya masih ingin menikmati udara bebas di wilayah privasinya, setelah lepas dari Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan beberapa hari lalu. (D3-57j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA