
| Rabu, 25 Februari 2004 | Olahraga |
Tak Akan Biarkan Lawan Mencuri PoinSEMARANG- Para pemain tidak ingin Semen Padang mengulang sukses seperti musim lalu yang berhasil mencuri tiga angka di Stadion Jatidiri. Kondisi PSIS tahun lalu dan saat ini amat berbeda. Indriyanto Nugroho dkk akan bermain all-out untuk memenangkan pertandingan. Hasil seri melawan Persita Tangerang, Minggu (22/2), melecut semangat skuad tim untuk meraih sukses. "Kemenangan Semen Padang tahun lalu tidak bisa dijadikan patokan. Kami tak akan membiarkan mereka kembali menang," ujar Indriyanto "Nunung" Nugroho. Nunung menyatakan siap menghadapi kemungkinan dia dikawal khusus oleh pemain lawan. Sebagai seorang striker, dia sudah terbiasa dijaga ketat. Tekel-tekel keras dari pemain belakang lawan tak akan membuatnya takut. "Jika saya dikawal khusus, tak masalah. Masih ada pemain lain yang bisa membobol gawang mereka. Yang penting kita menang," katanya. Para pemain PSIS diharapkannya tidak patah semangat menghadapi pertandingan tersebut. Beban berat yang ditanggung Laskar Mahesa Jenar harus dibuang jauh-jauh sehingga bisa bermain lepas. Dengan demikian, konsentrasi tim tetap penuh. "Kami memang harus menang, dan itu menjadi beban berat kami. Namun, saya yakin para pemain bisa mengatasi beban itu dan bermain lepas," tegasnya. Kekuatan Semen Padang saat ini juga berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini mereka dinilai lebih solid dan kompak. Sebab, tim berjuluk Kerbau Merah itu mengalami perkembangan pesat. Ciri permainannya yang keras dan cepat tetap melekat pada tim asuhan Suhatman Imam itu. Untuk mengatasi permainan mereka, para pemain PSIS harus bisa lebih keras dan cepat lagi. Indriyanto dkk harus lebih fight menghadapi lawannya. "Bagaimana pun juga ini kandang kami. Jika mereka bermain keras, kami akan lebih keras lagi. Kami harus fight dalam pertandingan," tegas Khair Rifo. (H13-77) |