logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 25 Februari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Gumpilsari Dijadikan Sabuk Hijau

  • Warga Dipindah ke Depan SD Tinjomoyo

BALAI KOTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyediakan tanah bengkok seluas 5.000 m2 milik Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik untuk tempat relokasi warga Kampung Gumpilsari. Langkah itu dilakukan Pemkot menyusul bencana tanah longsor yang melanda kampung tersebut.

Sekda Drs Saman Kadarisman Selasa (24/2) meminta warga bersedia melakukan relokasi ke tempat yang telah disediakan Pemkot. Sebab kawasan yang sekarang ditempati rawan longsor.

"Kalau warga mau pindah, tanah yang lama akan diminta oleh pemerintah. Selanjutnya tanah itu menjadi tanah negara. Pemkot merencanakan Kampung Gumpilsari akan dijadikan sabuk hijau," kata Sekda.

Lahan Pengganti

Di tempat yang baru tersebut, setiap kepala keluarga disiapkan lahan pengganti seluas 100 m2-120 m2/KK. Lahan itu merupakan tanah stabil di depan SD Tinjomoyo. Sekarang lahan seluas 5.000 m2 telah ditempati 22 kepala keluarga yang menjadi korban tanah longsor pada tahun 2003.

Lokasi pengganti itu relatif mudah dijangkau karena sudah dilengkapi jalan. Selain itu kawasan tersebut layak huni dan lebih datar sehingga aman.

Selain mengambil langkah-langkah relokasi, Pemkot telah memberikan bantuan kepada korban tanah longsor yang terjadi pekan lalu. Sekda juga telah meninjau langsung lokasi bencana dan menyerahkan bantuan kepada enam kepala keluarga yang menjadi korban tanah longsor. Bantuan berupa beras 25 kg dan uang sebesar Rp 150.000.

Wali Kota Sukawi Sutarip juga meminta kepada warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk bersedia melakukan relokasi ke tanah yang disediakan Pemkot. (G17-83)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA