
| Rabu, 25 Februari 2004 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Di Banyumas, Penderita DB Bertambah 8 OrangPURWOKERTO- Penderita demam berdarah (DB) di Kabupaten Banyumas bertambah delapan orang. Sejak awal tahun sampai pekan lalu dilaporkan enam orang penderita dan kemarin menjadi 14 orang. Namun tak ada pasien meninggal dunia. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (DKKS) Banyumas, dr H Choirul Mufied, dalam rapat dinas yang dipimpin Sekda Singgih Wiranto SH, kemarin. Hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Soeyatno SSos MHum, para kepala dinas, dan camat. Dia meminta semua pihak waspada. Hujan masih akan turun sehingga banyak air menggenang yang bisa menjadi tempat nyamuk bertelur. Karena itulah pemberantasan sarang nyamuk harus terus dilakukan. Pemberantasan sarang nyamuk membuat jentik-jentik nyamuk bisa dibasmi. Rumah yang belum dihuni perlu diperhatikan karena berpotensi menjadi sarang nyamuk. Rencana kegiatan DKKS tahun ini untuk mengatasi penyakit itu adalah berkoordinasi dengan rumah sakit dan organisasi masyarakat. Juga bekerja sama dengan Badan Arsip, Informasi, dan Kehumasan soal publikasi mengenai DBD agar masyarakat mengerti dan waspada. Lima Tahunan Pengasapan selektif dilakukan di tempat-tempat tertentu. ''Tolong, Pak Camat memberitahukan hal itu kepada warga. Tidak selalu kasus di-fogging,'' kata dia. Langkah terakhir adalah pemakaian abate. Choirul memaparkan kasus DB tujuh tahun terakhir. Pada 1998 ada 228 kasus, 1999 19, 2000 35, 2001 34, 2002 71, 2003 96, dan 2004 14. Siklus penyakit DB lima tahunan. Pada tahun 1998 terjadi ledakan.Jadi menurut perhitungan siklus lima tahunan jatuh tahun 2003. ''Tahun lalu bisa kami tekan. Itu berkat partisipasi masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk. Saya khawatir justru siklus lima tahunan muncul sekarang.'' Desa dan kelurahan yang dinyatakan endemis adalah Saudagaran (Kecamatan Banyumas) Arcawinangun, Kranji, dan Purwokerto Lor (Purwokerto Timur), Grendeng (Purwokerto Utara), serta Sokaraja Kulon dan Sokaraja Kidul (Sokaraja). Di tempat-tempat itu selalu muncul kasus DB. (bd-81g) |