logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 25 Februari 2004 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Pendapatan 32 Pasar Ditarget Rp 1,3 Miliar

KEBUMEN - Pendapatan dari 32 pasar yang dikelola Pemkab Kebumen tahun ini ditargetkan Rp 1,3 miliar. Pendapatan terbesar di atas Rp 100 juta dari Pasar Tumenggungan, Wonokriyo, Karanganyar, Kutowinangun, dan Prembun.

Kepala Kantor Pengelola Pasar, Hj Sumartini SH, kemarin menyatakan, target sektor retribusi pasar dan retribusi kebersihan Rp 1. 360.000.000. Pada tahun lalu, sektor pasar dan retribusinya menyumbang Rp 1.272.500.000.

Dia menjelaskan, lima pasar mampu menghasilkan retribusi di atas Rp 100 juta meliputi Pasar Tumenggungan Kebumen 488. 131.000, Pasar Wonokriyo Gombong 299.650.000, Karanganyar Rp 148.490.000, Kutowinangun Rp 127.892.500, dan Pasar Prembun Rp 110.265.000.

Ada dua pasar yang dewasa ini terus menanjak aktivitasnya yaitu Pasar Petanahan dan Pasar Demangsari Ayah. Pendapatan Pasar Petanahan ditarget Rp 98 juta dan Pasar Demangsari di perbatasan Ayah-Cilacap ditarget Rp 56 juta.

Untuk mewujudkan target tersebut, Kantor Pengelola Pasar terus menyosialisasikan tarif Perda Nomor 6/2001. Sebab, sampai saat ini masih ada pedagang di beberapa pasar yang membayar retribusi sesuai dengan tarif lama, yakni Perda 11/1995.

Kondisi Lesu

Di sisi lain, Sumartini mengakui, kondisi sebagian pasar di Kebumen sudah saatnya direhab. Memang setiap tahun ada rehab pasar berdasarkan kemampuan anggaran Pemkab dan melihat potensi serta kerusakan pasar. Pemkab akan mengkaji dari kemampuan anggaran, potensi pasar, dan tingkat kerusakan.

Secara terpisah, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Tumenggungan Kebumen (HPPTK), H Wanjupri Salim menyatakan, kondisi pedagang di pasar saat ini lesu dan omzetnya sepi. Hal itu sangat berpengaruh bagi kemampuan pedagang membayar retribusi sesuai dengan Perda 6/2001. (B3-80n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA