logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 25 Februari 2004 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Warga Minta Ganti Rugi 100%

YOGYAKARTA- Puluhan orang dari Komunitas Pinggir Kali (Girli) Gajah Wong, Catur Tunggal, Sleman, kembali mendatangi DPRD DIY, kemarin. Mereka menolak penggusuran dan meminta relokasi serta ganti rugi 100%apabila benar-benar tergusur.

''Kami bertekad tidak akan pindah kecuali ada jaminan relokasi dan ganti rugi 100%,'' tandas Sekretaris Komunitas Girli Gajah Wong, Hasan Buchori M ketika mengadukan persoalan rencana penggusuran itu ke DPRD DIY.

Dia menjelaskan, rencana perluasan kampus IAIN Sunan Kalijaga yang sebentar lagi bakal menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) tampaknya segera dilakukan. Dia mengambil kesimpulan itu karena sudah ada petugas yang mengukur tanah di sekitar kampus, kompleks perumahan dosen, dan warga.

Menurut Hasan, pengukuran itu merupakan langkah awal untuk menggusur warga yang berjumlah 210 jiwa termasuk di dalamnya 66 anak-anak. Mereka menghuni lokasi Gajah Wong sejak puluhan tahun lalu. Akibat bakal menjadi korban perluasan kampus IAIN, warga menjadi resah dan gelisah.

Mereka menyatakan tidak menolak pembangunan dengan catatan pembangunan dilakukan secara manusiawi, tidak semena-mena, dan memperhatikan dampak sosialnya.

Di akhir dialog, situasi sempat memanas ketika Wakil Ketua DPRD DIY Budi Dewantoro SH diminta untuk menandatangani surat pernyataan mendukung sikap warga. Semula dia hanya bersedia membubuhkan tanda tangan berdua dengan wakil dari warga. Namun warga menolak dan menginginkan semua orang bisa membubuhkan tanda tangan.(D19-80s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA