logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 25 Februari 2004 Budaya  
Line

Pupuk Pameran di Magelang

DI Galeri Hj Soewarni, Museum H Widayat, Magelang, pelukis muda berbakat, Pupuk Daru Purnomo (Pupuk DP), menggelar pameran tunggalnya yang ke-15. Pameran yang dibuka perupa senior G Sidharta, Minggu (22/2) lalu itu memajang sekitar 45 lukisan. Semuanya di atas kertas dengan media cat air, tinta, dan pastel.

Menurut Drs Fajar Purnomo Sidi MM, direktur museum itu, pameran tersebut merupakan program tetap museum. Khusus kali ini, katanya, merupakan keinginan almarhum Widayat untuk memberi kesempatan pelukis muda kelahiran Yogyakarta ini.

''Sayang keinginan itu baru kali ini bisa dilaksanakan.''

Pupuk mengaku seperti anak kecil yang sangat kegirangan memperoleh kesempatan di tempat yang terhormat itu. Ke-45 lukisan yang dipamerkan merupakan karyanya antara 1996 dan 2003.

Menurut pengamat seni rupa, Mamanoor, sebagian besar karya ''potret diri'' Pupuk itu, stimuli dasarnya diperoleh dari hikmah perjalanannya ke luar negeri di awal tahun 2000-an. Pokok ceritanya terletak pada titik-titik tegangan, gesekan, dan benturan antara sesuatu bentuk nyata dari luar dirinya, yang tersaksikan dengan sesuatu wujud kenyataan di dalam dirinya yang selama ini dimilikinya.

''Semua karya adalah manifestasi pribadi, maka semuanya akan berpulang kepada ketaatan pribadi pula,'' katanya dalam pengantar katalog.

Pupuk berhasil membuktikan bahwa di atas kertas pun karya seni lukis tak kalah menariknya dari lukisan-lukisan di atas kanvas.

Karya-karyanya berukuran antara 55 X 75 cm sampai 77 X 107 cm, dengan variasi harga antara Rp 4 juta dan Rp 10 juta.(Masdi Sunardi-79)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA