| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 24 Februari 2004 |
|
SLTP Kembali ke SMP, SMU Jadi SMA
KOTA- Penyebutan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Menengah Umum (SMU) yang dilakukan sejak 1990-an, mulai Februari ini akan dikembalikan lagi pada penyebutan lama Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). |
Munculkan Beberapa Konsekuensi
KOTA- Perubahan kembali nama SLTP menjadi SMP dan SMU menjadi SMA sesuai dengan UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menimbulkan pro dan kontra. Berbagai pendapat pun mengalir, menanggapi masalah itu. |
|
|
Proyek Istirahat
KERATON SURAKARTA- Sampai tahap II revitalisasi keraton secara keseluruhan, kandang kerbau bule klangenan dalem Sri Susuhunan Paku Buwono XII harus selesai. "Rumah dinas" satwa piaraan keraton itu menjadi bagian dari tindak lanjut renovasi dan pembangunan beberapa bagian di Alun-alun Kidul. |
Digagas, Yayasan Revitalisasi Keraton
KERATON SURAKARTA- Peringatan Tahun Baru Jawa yang ditandai dengan kirab pusaka pada malam 1 Sura, tak hanya menampakkan antusiasme ribuan anggota masyarakat. Ada peristiwa penting yang ikut menyertainya, yaitu kelahiran gagasan untuk membentuk sebuah yayasan yang mengurus revitalisasi Keraton Surakarta. |
|
|
Pegageng Bangga Berbahasa Jawa JIKA ada orang yang tak pernah bangga menggunakan bahasa daerahnya sendiri, barangkali Solo adalah pusatnya. Sebab, di berbagai tempat publik tak banyak yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pergaulan sehari-hari. |
Meski Ayu Tertangkap Pencurian Masih Terjadi
MANAHAN- Terbongkarnya jaringan "ratu" sindikat pencuri mobil, bukan berarti para pelaku aksi kejahatan pencurian mobil di Kota Solo tiarap total. Aksi kejahatan yang menggunakan modus serupa, ternyata masih juga terjadi. |
|
|
Tertangkap Usai Curi HP Nyonya Muda Nyaris Dimassa PABELAN- Seorang nyonya muda, Sari (34), warga Malang, Jatim, yang diduga kerap melakukan pencurian, tertangkap basah ketika sedang beraksi di Kampung Mendungan, Pabelan, Kartasura. Aksi kejahatan itu terbongkar, saat tersangka berusaha kabur seusai mencuri dompet berisi uang Rp 325.000 dan handphone. |
Suran, Aksi Kriminal Nihil
KOTA- Situasi keamanan menjelang hingga sesudah peringatan Tahun Baru Jawa 1 Sura di Kota Solo relatif aman. Tidak ada gangguan keamanan menonjol, kondisi itu terlihat dari pantauan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta yang nyaris tidak mencatat kejadian kriminal. |
|
Permintaan Darah Naik 60%
KOTA- Selama Januari-Februari, saat terjadi peningkatan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah rumah sakit di Solo, permintaan darah di PMI Cabang Surakarta naik hingga 60%. |
Lingkungan Sekolah Juga Harus Dibersihkan
WAJAH pucat Zainal Alfui terlihat kuyu dan lesu. Beralaskan seprai putih di ranjang RS PKU Muhammadiyah, bocah berusia delapan tahun itu tergolek lemah. Sudah enam hari ia tak bisa mengikuti pelajaran sekolah, karena terserang demam berdarah dengue (DBD) dan harus dirawat inap. |
|
|
4.000 Satgas MTA Gelar Apel
KOTA- Menjelang pelaksanaan Pemilu 5 April 2004, 4.000 satuan tugas (satgas) Majelis Tafsir Al Quran (MTA) mengadakan apel pagi di Lapangan Kota Barat, Solo, Senin (23/2) kemarin. Salah satu organisasi massa di Solo itu menyatakan siap menyukseskan Pemilu 2004, baik sebelum, saat, maupun setelah pesta demokrasi itu digelar. |
Soal Pemasangan Atribut Parpol Pemkot Dinilai Tak Konsisten KOTA- Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Surakarta menilai Pemkot setempat tidak konsisten menegakkan produk hukum yang disusunnya. Pasalnya, sejumlah atribut parpol seperti stiker, bendera, dan spanduk yang terpasang di sejumlah tempat di Solo, belum juga dicopot sampai batas waktu yang ditetapkan Panwas, Senin (23/2) kemarin. |
|
|
Perjuangan Perajin Pakaian Wayang Orang (2) Awalnya Bermodal Kertas Bekas SERAYA terus sibuk dengan pekerjaannya, Slamet Hadi Sumarto, perajin pakaian wayang orang itu, melanjutkan ceritanya. Yakni mengenai apa yang kemudian dia lakukan, setelah pergi dari juragannya sekitar tahun 1960-an (tahun pastinya dia sudah tidak ingat). |
Ikrar Melawan Kemaksiatan
KOTA- Dua puluh caleg perempuan Partai Bintang Reformasi (PBR) wilayah Subosuka Wonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten) atau yang termasuk Daerah Pemilihan (DP) Jateng IV dan V bersama-sama menyatakan perlawanan terhadap kemaksiatan yang mengancam keluarga. |
|
Tunggu Gaji Ke-13, Guru dan PNS Gelisah
SUKOHARJO- Para guru di Sukoharjo mempertanyakan realisasi pemberian gaji ke-13. Pasalnya, hingga sekarang belum ada tanda- tanda kapan gaji tambahan tersebut akan diserahkan kepada PNS. |
Penetapan APBD 2004 Mundur
KARANGANYAR- Waktu 22 hari yang disepakati sebelumnya untuk membahas RAPBD 2004, tampaknya tidak cukup bagi DPRD. Sebab penetapan APBD yang semestinya dijadwalkan besok pagi melalui sidang paripurna, diundur hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan. |
|
|
Tersangka Diduga Bersekongkol dengan Sopir
WONOGIRI- Tersangka kasus pembunuhan di Jakarta yang tertangkap di Wonogiri (SM, 23/2), Gogo Sungkono (23), diduga telah bersekongkol dengan sopir korban. Dengan adanya persekongkolan itu maka rencana pembunuhan terhadap korban dapat berjalan lancar tanpa perlawanan berarti. |
Mahendradatta: Ada Upaya ''Simpan'' Ba'asyir
KARTASURA- Tim Pembela Muslim (TPM) masih menunggu kasasi MA terkait dengan kasus Ustad Abu bakar Ba'asyir. Rencananya, kasasi itu diputuskan sebelum tanggal 20 Maret. ''Mudah-mudahan putusan kasasi segera keluar sesuai dengan jadwal yang kami terima,'' |
|
|
Kepala Sekolah Diusulkan Dipilih secara Langsung
BOYOLALI- Praktisi Pendidikan Kabupaten Boyolali, Drs Thontowi Jauhari SH, mengusulkan pemilihan kepala sekolah dari SD sampai SMA dengan cara dipilih. Yang berhak memilih adalah Dewan guru dan Komite Sekolah. |
Klaten Kekurangan 1.000 Kotak Suara
KLATEN- Saat ini Klaten mengalami kekurangan sekitar 1000 kotak suara. Dari kebutuhan 12.322 kotak suara untuk 3.083 TPS, yang baru dikirim lebih kurang 11.000 kotak suara sehingga masih kurang sekitar 1.000 kotak. |
|
|
Didesak, Pengesahan RUU Buruh Migran
SOLO - Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) berharap agar RUU Buruh Migran dapat segera disahkan. Hal itu dimaksudkan untuk lebih memberikan perlindungan terhadap buruh migran, terutama tenaga kerja perempuan. Hal itu dikemukakan Sekjen Komnas Perempuan Kemala Candrakirana, kemarin. |
Warga Berantas DB, DKK Piknik
SRAGEN- Ini sungguh ironis. Pada saat jajaran Pemkab dan masyarakat menggelar gerakan pemberantasan sarang nyamuk, para pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) malah piknik ke Bali. |
|
|
39 Caleg Berjanji Bela Konstituen
KARANGANYAR- Kurang lebih 39 calon anggota legislatif (caleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terdiri atas satu caleg DPRD Provinsi dan 38 caleg kabupaten, menandatangani kontrak sosial. Kontrak itu dimaksudkan sebagai jaminan agar mereka bekerja dengan baik dan serius guna membela kepentingan konstituen. |
Setiap Hari Hanya 4-5 Partai Kampanye
SUKOHARJO- KPU Sukoharjo merampungkan penyusunan jadwal dan tempat kampanye. Penetapan tersebut melibatkan Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas), Satpol PP, dan Polres. |
|
| Teras Secara Pribadi GP Ansor Boleh Jadi Satgas Parpol KAMPANYE pemilu tinggal menghitung hari. Partai politik pun sudah bersiap-siap menyusun strategi untuk menarik massa. Dalam upaya meraih simpati massa dan pengamanan kampanye, parpol biasanya melibatkan satgas. |
Mulyanto Ditemukan Tewas di Parit
SUKOHARJO- Warga Wirun, Mojolaban, kemarin digemparkan oleh penemuan mayat lelaki yang tergeletak di parit. Korban yang belakangan diketahui bernama J Mulyanto (35), warga Desa Telukan RT 2 RW 6, Grogol, diduga korban pembunuhan. |
|
|
Sukses Transmigran Wonogiri-Sitiung (1) Lupa Cangkul, Bisa ''Mencicipi'' Naik Pesawat BARU-baru ini wartawan Suara Merdeka, Murdiyat Moko melihat dari dekat kehidupan transmigran bedol desa asal Wonogiri ke Sitiung II, Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi. Berikut laporan bersambung serta rekaman bagaimana kehidupan mereka setelah 28 tahun berada di tanah seberang. |
Bulan Sura, Saatnya Tradisi Ritual Bersih Desa
MASYARAKAT pedesaan umumnya mengadakan tradisi ritual bersih desa pada bulan Besar. Tetapi tidak sedikit pula yang menggelar ritual itu pada malam pergantian tahun Jawa, yang dibarengkan dengan tirakatan malam 1 Sura atau hari lain selama bulan Sura. |
|