
| Selasa, 24 Februari 2004 | Olahraga |
Houllier Merasa DijegalLONDON - Pelatih Gerard Houllier mengatakan, dirinya seperti "terpotong-potong" setelah Liverpool tersingkir di putaran kelima Piala FA. Houllier berada dalam banyak tekanan musim ini karena penampilan Liverpool di liga dan kekalahan 0-1 dari Portsmouth Minggu dalam pertandingan ulang di Fratton Park sama sekali tidak membantu nasib pria asal Prancis itu. "Saya menyadari saya terpotong, tetapi sama sekali tidak merasa berada dalam satu pun tekanan seperti saya alami sebelum pertandingan," kata Houllier pada situs klub. "Ini bukan tentang saya, ini tentang mereka. Saya secara pribadi tidak dapat menyalahkan pemain. Kami berada dalam musim yang sulit. Kami tanpa Michael Owen selama tiga bulan dan segala sesuatunya bertentangan dengan kami," katanya. Striker Inggris Michael Owen gagal penalti pada Minggu, saat penampilan Liverpool tampak tidak bergairah. Liverpool berada di posisi enam liga utama dengan 38 poin, 17 angka di bawah posisi tiga Chelsea yang menggeser mereka di posisi terakhir untuk ke Liga Champion musim lalu. Sementara itu, penyerang Portsmouth Hughes menyatakan kegembiraan yang luar biasa. Sebab, gol pertama untuk klubnya dicetak ke gawang klub besar seperti Liverpool. ''Saya sangat gembira dengan gol itu. Ini awal yang bagus bagi saya dan klub,'' kataya. Menghadapi Arsenal pada babak berikutnya, dia menyatakan, bersama rekan-rekannya akan tampil tanpa beban. Mereka menganggap kemenangan adalah hal yang luar biasa, sedangkan kekalahan sebagai yang wajar. ''Pelajaran dari Liverpool sangat berharga. Ini modal besar untuk menghadapi Arsenal,'' tegasnya. (rtr,A4-57e) |