logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 24 Februari 2004 Olahraga  
Line

Nasib Sih Ditentukan di Sidoarjo

SEMARANG-Bisa atau tidaknya Sih Hernawati tampil di PON XVI Palembang September mendatang, akan ditentukan dalam kejuaraan Atletik Jatim Terbuka yang berlangsung di lintasan Stadion Delta Sidoarjo, 28-29 Februari mendatang. Sampai saat ini, peraih medali perak PON XV Surabaya ini belum lolos ke PON XVI yang akan berlansung tanggal 2 - 14 September 2004. Repotnya, babak kualifikasi PON sudah berakhir.

Sih Hernawati akan tampil dengan bendera Pengcab PASI Kota Semarang, bukan Jateng, karena Hamas Ghanny sebagai ketua pengcab yang memberangkatkan dirinya. Jika prestasinya bagus dan bisa mempertajam catatan waktu yang dimiliki oleh pelari jarak pendek Jateng lain, maka Sih bisa menggeser posisi mereka. Ini sesuai aturan PB PASI yang baru.

Mantan sprinter nasional Erma Subasir membenarkan adanya aturan baru PB PASI tersebut. Aturan itu, menurut Erma, antara lain menyebutkan jika dipandang perlu bisa dilakukan perubahan atlet, dengan catatan tidak melebihi kuota.

''Kuota Jateng 32 atlet. Kalau ada perubahan, jumlah atlet tidak boleh lebih dari itu. Jika mengacu aturan PB yang baru ini, masih mungkin Sih masuk dalam daftar atlet PON,'' jelasnya sambil mengatakan para atlet Jateng akan berangkat ke Surabaya, Kamis malam lusa.

Persiapan Estafet

Penjelasan Erma dibenarkan oleh wakil sekretaris Pengda PASI Jateng Husain Effendi. Karena itu, di Jatim Terbuka nanti, Sih Hernawati harus bersaing dengan empat sprinter Jateng yang sudah lolos. Empat pelari jarak pendek yang dimaksud adalah, Aditya Yulen, Ervana (Wonosobo), Harmahayu (Wonogiri) dan Kristianingrum (Jepara). Mereka berempat berhasil lolos ketika turun di nomor estafet 4 x 400 meter.

Tetapi kuartet ini hanya menempati peringkat IV. Fakta itulah yang membuat Sih kecewa berat, karena tidak dilibatkan di nomor estafet, padahal saat itu dirinya merasa mampu.

''Saya tidak tahu apa alasan Sih tidak diturunkan di nomor estafet. Saya yakin kalau Sih dipasang, minimal medali perak bisa di tangan. Makanya saat tampil di PON XVI mendatang, harus atlet terbaik yang berhak turun,'' jelasnya, semalam.

Namun kalau Sih tidak berprestasi di Sidoarjo, bisa langsung diabaikan. Tetapi jika bisa menggeser salah satu dari empat atlet Jateng tersebut, harus dipertimbangkan. ''Semuanya untuk kepentingan Jateng,'' tandasnya.

Dia menambahkan, akibat tak diturunkannya Sih Hernawati waktu itu, atlet tersebut sempat ''mutung'' tidak bersedia latihan. ''Namun berkat dorongan dari Pak Sekda (Sekda Pemkot Semarang, Drs Saman Kadarisman-red), Sih mau latihan lagi.'' (C16-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA