logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 24 Februari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Dikeluhkan, Besarnya Ukuran Surat Suara

GROBOGAN - Sebagian peserta simulasi Pemilu 2004 yang digelar di Kantor KPUD Kabupaten Grobogan, Sabtu (21/2) kemarin mengeluhkan ukuran bilik suara yang terlalu kecil dan besarnya ukuran surat suara. Mereka mengaku kesulitan mencoblos tanda gambar parpol dan calegnya.

''Dengan bilik yang kecil dan surat suara yang besar, saya tidak yakin kerahasiaan pemilih terjaga,'' kata Shanti (20), warga Jeglong, Purwodadi.

Teman Shanti, yaitu Dani (28), menambahkan, ukuran bilik suara dan surat suara pemilu itu tidak proposional. ''Saya harus mengeluarkan surat suara dahulu, kemudian dilipat dan dimasukkan ke dalam bilik suara. Jika harus dikeluarkan dahulu seperti itu apa gunanya bilik tersebut, toh yang lain bisa melihat apa yang saya coblos,'' tuturnya.

Gampang Dicoblos

Hal senada diungkapkan Parwoto (30), warga Kradenan. Dia juga mengeluhkan ukuran surat suara yang cukup besar dibandingkan dengan bilik suara. Dengan ukuran bilik suara seperti itu, dimungkinkan orang lain mengetahui apa yang dicoblosnya.

Haryono (33), warga Kuripan, Kecamatan Purwodadi mengatakan, sebaiknya surat suara itu tidak sebesar itu, sehingga saat dicoblos gampang.

Lebih lagi dengan gambar yang terlalu banyak seperti itu, bisa jadi orang nanti asal coblos. ''Sebaiknya diperkecil dan biliknya diperbesar, sehingga kerahasiaannya terjamin,'' ujar dia. (H3-84e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA