logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 23 Februari 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

Pemilu 2004

Khofifah: Kaum Perempuan Harus Berani Tampil

AMBARAWA-Pada era sekarang kaum perempuan harus memiliki keberanian, sehingga tercapai kesetaraan hak dan kewajiban dengan kaum lelaki. Karena itu, perempuan harus mulai memformat budaya tampil di kalangan masyarakat.

''Bagaimana bisa tercapai kesetaraan tersebut bila dalam diri kita tidak ada keinginan untuk mandiri dan berani mengekspresikan hasil karya kita?'' kata salah seorang Ketua Umum Muslimat Khofifah Indaparawangsa ketika menggembleng ribuan perempuan Muslimat NU di Gedung Pemuda Ambarawa, Minggu (22/2).

Acara tersebut dihadiri Bupati Semarang H Bambang Guritno SE, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Drs Sukimto, Wali Kota Salatiga H Totok Mintarto, dan segenap anggota Muspida. Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan perlunya kaum perempuan menyikapi perkembangan zaman. Jangan sampai kaum perempuan gagap teknologi (gaptek) dan tidak tahu kemajuan teknologi informasi.

''Kaum perempuan juga harus memiliki ilmu pengetahuan tinggi, sehingga tidak tertinggal oleh kaum lelaki,'' ujarnya.

Dia mengingatkan agar Muslimat NU dapat mengelola sebuah hasil karya. Dengan demikian, hasil karya dan aktivitas perempuan bisa diperkenalkan ke masyarakat, sehingga penghargaan yang diterima bisa seimbang.

Sesuai dengan cita-cita pendiri Muslimat NU, lanjutnya, seluruh anggota organisasi kewanitaan NU Cabang Kabupaten Semarang dan Salatiga hendaknya selalu mewujudkan persaudaraan kebangsaan demi tercapainya persatuan dan kesatuan.

Menjadi Kendala

''Dalam bermasyarakat tidak cukup ukhuwah islamiah, tetapi harus diwujudkan pula ukhuwah wathoniah. Sebab, hal itu merupakan dasar membangun persatuan dan kesatuan bangsa,'' katanya.

Ketua Panitia Peringatan Harlah Muslimat NU Dra Hj Diana Umar mengatakan, keterwakilan 30% kaum perempuan dalam kancah politik masih menjadi kendala.

''Plafon 30% keterwakilan yang diharapkan kini hanya mimpi bagi perempuan. Kalau boleh saya katakan, keberadaan kaum perempuan dalam kancah politik masih dipinggirkan,'' katanya.

Bupati Semarang H Bambang Guritno menyoroti peran kaum perempuan dalam perekonomian kemasyarakatan.

Di Kabupaten Semarang masih banyak hasil karya perempuan yang belum terekspos secara maksimal. Karena itu, diperlukan keberanian kaum perempuan untuk tidak hanya mengurusi masalah kecil.

''Kaum perempuan juga harus ikut memikirkan pembangunan perekonomian kerakyatan yang berbasis kaum perempuan,'' ujarnya. (D14-69e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA