logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 23 Februari 2004 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Tewas Terkena Ledakan Mercon

PURWOKERTO- Mencari ikan di Kali Pelus dengan meledakkan mercon, itu sering dilakukan Eko Suwarso (19), warga Desa Tambaksari, Kembaran, Banyumas dan teman-temannya. Selama ini, aman-aman saja dan tidak ada rintangan.

Namun kemarin dia terkena sial, mercon yang dimasukkan ke dalam botol minuman ringan meledak dan mengenai perutnya. Akibatnya, Eko menderita luka parah dan kemarin meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Aipda Warjono dari Polsek Kembaran menjelaskan, korban memang sering mencari ikan di kali Pelus bersama teman-temannya. Saat itu dia mencari ikan bersama Purnomo dan Prayitno.

Ketiga orang itu, tutur polisi, biasa mencari ikan di kali dengan meledakkan mercon. Dengan cara itu, ikan-ikan di sungai akan menggelepar dan mati. "Kalau lagi untung, dapat banyak," ujar Prayitno.

Mencari ikan dengan meledakkan mercon memang mudah. Obat mercon akan memengaruhi ikan dalam sungai dan mereka banyak yang mati. Cara lain yang digunakan anak-anak muda dalam mencari ikan dengan menyetrum.

Cara tersebut merupakan yang paling mudah dalam mencari ikan. Kalau mencari dengan jala dan jaring terlalu sulit dan ikannya memang banyak yang kecil. Menangkap dengan kail juga lama dan sering membosankan.

Prayitno mengemukakan, mereka mendapatkan obat mercon dari toko setempat. Obat itu dibeli dengan harga murah dan dalam jumlah banyak. Agar ada efek ledakan, obat mercon itu dimasukkan ke dalam botol minuman ringan.

Mengaku Kena Paku

Setelah terkena ledakan, Eko dibawa pulang ke rumah oleh dua temannya. Di dalam rumah, dia tidak berani berterus terang kepada orang tuanya, baru terkena ledakan mercon. Pada ayahnya, Eko mengaku terkena paku.

Korban kemudian di bawa ke dokter praktik di Kembaran. Karena tidak langsung sembuh, Eko berobat ke seorang mantri di desanya dan mendapat suntikan antisakit. Rupanya luka yang diderita begitu parah sehingga dia tidak kuat.

Malam harinya Eko mengerang-erang kesakitan dan orang tuanya tidak tega melihat keluhan anaknya.

Tubuhnya makin panas. Keluarganya mencari kendaraan angkutan dan berusaha membawa ke Rumah Sakit Sinar Kasih Purwokerto. Namun belum sampai ke rumah sakit, korban meninggal di perjalanan. (in-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA