logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 23 Februari 2004 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Griya Baca sebagai Pusat Belajar Masyarakat

UPAYA membudayakan membaca tampaknya masih mendapat perhatian dari beberapa lembaga swadaya masyarakat. Rotary International District 3400 Indonesia mengembangkan program Concentrated Language Encounter (CLE) melalui pembentukan pondok baca. Salah satunya adalah Pondok Baca Krida Taruna Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden yang disponsori Rotary Club (RC) Purwokerto. "Kami menunjuk kelompok kentongan Krida Taruna untuk mengelola buku-buku bacaan dari sumbangan anggota Rotary ditambah buku baru yang dibeli berdasarkan permintaan warga Desa Rempoah," ungkap President RC Purwokerto Teguh Raharjo.

Yayasan Bangun Indonesia (YBI) yang diketuai Dr Sumengen Sutomo MPH mengembangkan Pusat Pengembangan Budaya Baca dan Belajar (P2B3). Bahkan, dia merelakan rumahnya di Jalan Jatisari Nomor 5 Purwokerto sebagai Griya Baca Bangun Bangsa yang dikelola bersama antara YBI dan RC Area VIII. "Untuk mewujudkan konsep P2B3 kami mengajak kemitraan dengan berbagai pihak baik dinas, instansi LSM, ataupun perorangan," ujar Sumengen Sutomo yang asal Purwokerto.

Dia mengemukakan, keberadaan griya baca itu diawali dari lokakarya "Membangun Bangsa Indonesia 100 Tahun melalui Budaya Baca dan Belajar" pada 2 Juli 2003 di gedung Korpri Purwokerto. Kemudian dilanjutkan diskusi panel di Wisma Pertamina Jakarta pada 24 Oktober 2003. "Kemudian disepakati membentuk griya baca sebagai proyek percontohan Pusat Pengembangan Budaya Baca dan Belajar."

Pusat Belajar

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat Ny dr Nila F Moeloek SpM saat meresmikan griya baca itu mengemukakan, kemitraan mewujudkan P2B3 di Purwokerto merupakan kerja sama yang bermakna. Yaitu membangun kemitraan RC, YBI, atau perorangan seperti dr HM Mambodiyanto. "Perlu keterlibatan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan griya baca sebagai pusat untuk membaca sekaligus belajar."

Assistant Governor Area VIII Suarti Djojosoebroto menjelaskan, bangunan griya baca itu direnovasi secara gotong royong dari RC dan sumbangan perorangan seperti dr HM Mambodiyanto dan Slamet Sudiro. Selain itu, YBI telah menyumbang buku dan rak. "Kami juga meminjamkan buku-buku cerita, komik, dan buku anak-anak milik RC Hapsari agar dimanfaatkan warga sekitar."

Dia mengatakan, perpustakaan griya baca terbuka bagi warga sekitar dan pelayanan mulai pukul 13.00 hingga pukul 16.00. Kami telah mengadakan lomba gambar untuk anak TK dan SD dengan hadiah buku tulis. "Kami merencanakan kegiatan yang nyata mulai dari hal-hal sederhana dan gampang dilaksanakan." (Anton Soeparno-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA