logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 23 Februari 2004 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Nelayan Kekurangan Es Balok

  • Harga Es Melambung

CILACAP - Kebutuhan es balok bagi nelayan di Kabupaten Cilacap 4.000 - 5.000 balok/hari. Padahal, produksi sejumlah pabrik es yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Akibatnya, nelayan kerap kekurangan.

Untuk menutup kekurangan 1.500 balok lebih, mereka harus membeli dari luar kota.

Karena kebutuhan es balok bagi nelayan masih kekurangan, harga es balok di kalangan nelayan Cilacap melambung. Sekarang harga es balok di wilayah itu Rp 8.500/balok.

Namun mulai Agustus 2004 mendatang, nelayan tidak perlu khawatir akan mengalami kekurangan es balok. Sebab, di Cilacap akan dibangun pabrik es dan cold storage baru oleh investor PT Kallista Perdana. Pabrik itu sengaja didirikan untuk menutup kekurangan es balok. Bila semua kebutuhan dapat tercukupi, maka diharapkan harga es balok di daerah itu akan turun menjadi Rp 7.000/balok.

Pabrik yang didirikan dengan menggunakan mesin buatan Jerman itu dibangun di atas lahan 1,2 hektare. Lokasi lahan tersebut berada di sebelah Kantor DPC HNSI, kompleks Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap. Peletakkan batu pertama pembangunan pabrik es tersebut dilakukan Bupati H Probo Yulastoro SSos MM, Minggu (22/2).

Dirut PT Kallista Perdana Ny Dwiyanti Sri Rejeki didampingi Direktur Operasional R Sunaryo kepada Suara Merdeka mengatakan, pabrik es dan cold storage tersebut dibangun dengan dana investasi Rp 24 miliar. Sebab, mesin yang digunakan adalah mesin buatan Jerman.

Enam Bulan

Pada pembangunan pabrik tahap pertama akan dipasang dua mesin dengan kapasitas total 200 ton/hari. Adapun pada pembangunan tahap kedua, akan dipasang lagi satu buah mesin dengan kapasitas 100 ton/hari. Jadi, kapasitas produksi pabrik itu nantinya 300 ton/hari.

"Dengan kapasitas 300 ton/hari, saya yakin pabrik ini nantinya akan mampu menutup semua kebutuhan es balok bagi nelayan Cilacap. Berhubung pembangunan pabrik ini membutuhkan waktu enam bulan, berarti mulai Agustus 2004 mendatang semua kebutuhan es balok bagi nelayan akan terpenuhi," ujarnya.

Dia menjelaskan, lahan untuk lokasi pembangunan pabrik es dan cold storage tersebut adalah tanah milik Pemkab. Tanah itu disewa PT Kallista Perdana untuk jangka 30 tahun.

Bupati H Probo Yulastoro mengemukakan, pihaknya menyambut baik pendirian pabrik es dan cold storage oleh PT Kallista Perdana. Keberadaan pabrik tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan es balok bagi nelayan, tetapi juga akan semakin menggairahkan iklim usaha di Cilacap.

"Saya akan selalu welcome terhadap setiap investor yang akan menanamkan modalnya di Cilacap. Sebagai konsekuensinya, saya akan berusaha membantu investor yang datang, mulai dari soal perizinan sampai mencarikan lahan yang dibutuhkan. Kesemua itu demi kemajuan Cilacap," katanya.(ag-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA