
| Senin, 23 Februari 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Ramai-ramai Melukis di Kain Sepanjang 300 MTEGAL- Sebuah kain putih sepanjang 300 meter, kemarin membentang mengelilingi alun-alun Kota Tegal. Puluhan pelukis mulai dari siswa SD hingga dewasa sibuk menorehkan kuas ke kain itu. Hasil lukisan yang ditampilkan pun bermacam-macam. Ada yang hanya sekadar menampilkan lukisan berbentuk karikatur, ada pula yang menampilkan panorama alam. Menurut ketua panitia, Mashuri, kegiatan melukis massal itu mengambil tema ''Purwa Rupa 1.000 Warna Satoe Indonesia''. Pihaknya memang sengaja membiarkan peserta berimprovisasi dalam menghasilkan karya lukis. Selain itu, ujar dia, dalam kesempatan ini tidak diambil pemenang meski ada penghargaan bagi yang mampu melukis secara baik. Tak heran, jika dalam kain yang mengelilingi alun-alun itu muncul lukisan berbagai bentuk. Pada peserta melukis sosok yang mirip tokoh masyarakat, peta Indonesia, dan tulisan bernada kritik sosial. Mashuri menjelaskan, kegiatan itu dibagi dalam dua kategori, yakni kelompok anak-anak dari siswa SD hingga SMA dengan peserta 15 tim. Satu tim diisi mengirim lima pelukis. ''Jadi untuk kategori anak-anak diikuti 75 peserta dan untuk umum atau dewasa 50 pelukis.'' Lantas apa tujuan digelarnya kegiatan itu? Dia mengutarakan, kegiatan tersebut untuk memancing semangat pelukis Tegal yang selama ini masih tiarap. Untuk sementara, lanjut dia, melihat jumlah peserta yang ambil bagian, potensi pelukis Kota Tegal ternyata relatif tinggi. Ketika ditanya target kegiatan tersebut, dia mengaku tidak muluk-muluk. Toh, bila nanti dapat membuahkan lukisan sepanjang 300 meter, tidak menutup kemungkinan akan berupaya memecahkan rekor Muri. ''Sementara ini, target kami hanya mengumpulkan beberapa pelukis yang dahulu pernah berkiprah di dunia seni. Ibaratnya ngumpulke balung pisah dulu. Kiprah selanjutnya tergantung pada perkembangannya nanti,'' ungkapnya. Menanggapi kegiatan itu, Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal Sisdiono Ahmad menuturkan, pihaknya memberi dukungan penuh usaha membangkitkan kembali potensi pelukis Tegal. ''Tinggal nanti kami upayakan untuk menggandeng donatur yang mau mendukung kegiatan tersebut,'' ujarnya. (G12-17j) |