
| Senin, 23 Februari 2004 | Jawa Tengah - Muria |
Ketua Bappeda Diganti MendadakREMBANG- Terhitung sejak Sabtu (21/2), Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Drs Moh Huda dipindahtugaskan menjadi staf ahli bupati. Akan tetapi, pelaksanaan mutasi itu ada kesan mendadak sehingga memunculkan berbagai pertanyaan dari banyak pihak. Sebagian karyawan di lingkungan Pemkab, melihat ada sesuatu yang ganjil dalam mutasi tersebut karena dilakukan secara tiba-tiba. Yang menjadi tanda tanya lagi, Jumat (20/2) malam Bupati H Hendarsono baru saja datang dari luar negeri (Kaledonia). Namun, pagi harinya (Sabtu, 21/2) berlangsung acara serah terima dan pelantikan jabatan eselon IIb di pendapa kabupaten. Drs Huda menjadi staf ahli bupati dan Asisten II Hamzah Fatoni SH menjadi ketua Bappeda. Adapun kekosongan jabatan asisten II diisi oleh Supraja SH yang sebelumnya menjadi kepala Bagian Perekonomian. Pemindahan Huda ke staf ahli bupati kini menjadi pembicaraan banyak pihak. Beberapa pegawai di lingkungan Pembab menduga, kepindahan itu berkaitan dengan soal politis. Yang lain mengaitkan soal kurang dekatnya pejabat itu dengan Bupati. Mana yang benar, belum ada orang yang berani memastikan. Huda ketika dimintai konfirmasi menuturkan, pegawai bawahan itu ibarat wayang. ''Karena sebagai wayang ya harus manut dalangnya,'' ujar Huda sambil tersenyum. Bupati H Hendarsono kepada Suara Merdeka menerangkan, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa sehingga tak perlu ditafsirkan yang bukan-bukan. Perpindahan Huda juga tidak ada kaitannya dengan masalah politis. Selanjutnya, Hendarsono menilai, Huda memiliki pengalaman kerja yang cukup dan pemikiran cemerlang tetapi satu tahun lagi dia sudah memasuki masa pensiun. ''Saya ingin memanfaatkan untuk kepentingan peningkatan kinerja di Pemkab. Kalau dia tetap di Bappeda, ruang geraknya kurang luas. Untuk itu, dia kami tempatkan di staf ahli,'' papar Hendarsono. Saat ditanya soal peran yang akan diberikan ke Huda, Bupati menjawab, dia akan diminta memperbaiki manajemen rumah sakit umum daerah (RSUD). (jl-85j) |