
| Kamis, 19 Februari 2004 | Sala |
Lahan untuk RS, Tiga SD DigabungKOTA- Tiga sekolah dasar di Kota Surakarta direncanakan segera digabung. Adapun lahan yang ditinggalkan akan dipergunakan untuk pembangunan rumah sakit daerah. Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surakarta Drs Kuswanto MM mengemukakan hal itu, kemarin. "Rencananya seperti itu. Untuk kepentingan tersebut, dalam waktu dekat segera dilakukan sosialisasi," jelasnya. Kasubdin SD-SMP Dispora Drs Tridjono menjelaskan, rencana penggabungan sekolah dasar itu sekarang ini masih dalam masa pembahasan agar tidak menimbulkan keresahan. "SD mana saja, kami belum bisa mengatakan agar orang tua tidak resah. Nanti saja kalau sudah pasti, biar semua jelas," katanya. Dia menuturkan, rencana pembangunan itu dilakukan secara bertahap. Sekolah yang digabung juga akan mendapatkan pemberitahuan secara resmi. Pada bagian lain, Sukamto SPd, Kepala SD Balapan No 30 yang sekolahnya disebut-sebut akan dipergunakan untuk rumah sakit mengatakan, dirinya pernah diberi tahu tentang rencana penggabungan. Namun secara resmi, dia belum pernah mendapatkan pemberitahuan. "Setahun lalu waktu Kadispora masih Pak Praja, ada rencana penggabungan SD ini. Banyak orang tua yang waktu itu bertanya apakah benar akan segera digabung, saya jawab belum ada surat resmi. Sampai sekarang juga belum ada. Sebenarnya kami juga sedang menunggu. Kalaupun ya, tentu kami akan mempersiapkan," katanya. Dia mengatakan, kalaupun Pemkot akan menghendaki lahan SD seluas 2.180m2 itu, dia berharap dilakukan ketika sekolah tutup tahun sehingga tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. SD yang saat ini memiliki 117 siswa itu berada satu kompleks dengan SD Stabelan yang sudah beberapa tahun lalu ditutup karena kurang siswa.(F11-80s) |