
| Kamis, 19 Februari 2004 | Sala |
Pelacur Tunawicara Ikut DitangkapSUKOHARJO- Meski sejumlah bangunan liar di Jempingan, Kawasan Solo Baru, telah dirobohkan petugas belum lama ini, para WTS tetap mangkal di lokasi tersebut. Kepala Kantor Kesejahteraan Sosial, Drs Djoko Prakoso menjelaskan, dalam operasi yang digelar Selasa malam lalu berhasil diamankan enam WTS. Semula mereka tidak mengira yang datang petugas, sehingga tanpa curiga mereka malah menawarkan diri. Namun mereka sangat kaget setelah tahu yang datang adalah petugas yang akan menangkap. Mereka kemudian melarikan diri. Sebagian lari ke tengah perkampungan, namun sebagian lain lari ke jalan. Petugas yang telah menunggu di pinggir jalan pun tak kesulitan menangkap mereka. Enam WTS bisa diamankan dan selanjutnya dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita, Solo, untuk dididik keterampilan. Ironisnya, salah seorang di antara mereka ternyata tunawicara. ''Terus terang menangani para WTS cukup sulit, tetapi kami terus merazia secara rutin.'' Seusai razia di Jempingan, tim bergerak ke timur RSUD atau yang lebih dikenal sebagai DKR. Di tempat itu, petugas mengamankan sepasang remaja sedang pacaran. (G10-49s) |