logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 19 Februari 2004 Olahraga  
Line

Kokain Diduga Penyebab Kematian Pantani

ROMA - Para penyelidik Italia menduga atlet balap sepeda Italia Marco Pantani mengonsumsi kokain yang mungkin menjadi penyebab kematiannya pada usia 34 tahun. Demikian laporan dari sumber yang dekat dengan penyelidik, Selasa.

Kantor jaksa negara mendokumentasikan sebuah keluhan terhadap orang tidak dikenal atas penjualan obat-obat terlarang, sebuah prosedur hukum yang memberi kewenangan pada para investigator untuk mempertimbangkan sebuah tindakan kriminal pada mereka yang memberikan kokain dan me-nyebabkan kematian Pantani, demikian kantor berita Italia ANSA.

Teman-teman Pantani mengatakan, telah mengonsumsi kokain yang ketika bercampur dengan obat antidepresi, dapat menyebabkan pembengkakan otak dan paru serta serangan jantung seperti terungkap dalam otopsi Senin.

Jasad setengah telanjang Pantani ditemukan di sebuah kamar hotel di kawasan teluk Adriatic, Rimini, pada Sabtu.

Sekitar 30.000 hingga 40.000 orang diperkirakan akan hadir pada pemakaman Pantani pada Rabu di rumahnya di Cesenatico untuk memberi penghormatan atas pembalap terakhir yang menjuarai Tour de France dan Tour of Italy pada tahun yang sama.

Pantani merupakan salah satu olahragawan paling populer di Italia hingga Giro d'Italia 1999 ketika dia dicoret dari balapan karena terbukti pada tes untuk haematocrit - sebuah indikator, meski bukan bukti kuat, atas penggunaan obat peningkat kemampuan.

Gereja San Giacomo di Cesenatico telah diubah menjadi tempat persemayaman dan akan dibuka hingga pemakaman dilakukan pada Rabu pukul 13.30 GMT (20.00 WIB).

Hanya keluarga dan teman yang diizinkan untuk memasuki gereja kecil itu untuk pemakanan, tetapi pengeras suara memungkinkan sekitar 30.000 orang mendengarkan prosesi pemakaman.

Sekelompok besar orang yang menghormati jasad Pantani tiba di luar gereja Selasa.

Jasad itu diletakkan di dekat altar yang sebagian besar tertutupi bunga kuning dan putih, serta foto Pantani yang tersenyum ditempatkan di atasnya.

Jasad Pantani telah dibawa dari rumah sakit Rimini menuju Cesenatico pada Selasa sore, setelah para koroner memulangkan tubuhnya setelah autopsi Senin. (ant-57t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA