
| Kamis, 19 Februari 2004 | Olahraga |
Baggio Tak Mau MenyerahROMA - Mantan pemain tim nasional (timnas) Italia Ro-berto Baggio mengatakan, dia kemungkinan tak jadi mundur pada akhir musim ini. Baggio (37) mengemukakan, pada Desember lalu dia bersiap gantung sepatu. Namun striker veteran Brescia ini akan mengubah keputusannya itu. ''Suatu waktu saya berpikir untuk berhenti seperti yang telah saya umumkan, tetapi keinginan besar untuk main masih ada,'' ungkap Baggio yang baru tampil dalam 14 pertandingan untuk Brescia musim ini. ''Sialnya, saya harus bertarung melawan sakit. Ssaya cedera dalam pertandingan melawan AC Milan pada 18 Januari, dan saya harus berjuang setelah itu.'' Pemain yang dikenal dengan rambut kuncir kuda dan beragama Buddha itu telah absen dari beberapa pertandingan musim ini, karena harus operasi kaki. Cederanya kambuh lagi sehingga dia harus absen dalam pertandingan berikut. Baggio memulai karier profesionalnya pada 1982 di klub Divisi III Vicenza dan membuat debutnya di Seri A bersama Fiorentina tiga tahun kemudian. Setelah empat musim di Florence,dia menandatangani kontrak di Juventus pada 1990 dengan rekor transfer 14,5 juta dolar AS. Dia kemudian bergabung ke AC Milan, Bologna, dan Inter Milan, sebelum menandatangani kontrak dengan Brescia pada September 2000. Gol-golnya banyak membantu klub Lombardy itu. Baggio sukses di Piala UEFA bersama Juventus pada 1993 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik FIFA. Dia memenangi dua gelar Seri A bersama Juventus pada 1995 dan AC Milan tahun berikutnya. Gelandang menyerang ini telah memperkuat timnas sebanyak 55 kali dan mencetak 27 gol. Meski memiliki kegemilangan karier, dia akan selalu mengingat kegagalannya melakukan tendangan panalti pada final Piala Dunia 1994 yang membuat Brasil merebut trofi di Pasadena. (rtr,A7-59) |