
| Kamis, 19 Februari 2004 | Olahraga |
Persibas Gagal Petik Angka PenuhPURWOKERTO-Permainan keras dan defensif yang diperagakan tim tamu PSISra Sragen ternyata berhasil meredam Persibas Banyumas. Laskar Bawor yang terus menekan sepanjang 2 x 45 menit, tak berhasil menembus ketatnya pertahanan lawan. Sampai wasit Suswanto meniup peluit panjang, skor tetap imbang 0-0. Dengan hasil ini, Persibas mengantongi nilai 15 dari sembilan kali main. Mereka empat kali menang, tiga seri dan dua kalah. Dalam pertandingan Divisi IIA di Stadion Satria Purwokerto, kemarin, tiga pemain PSISra mendapat hukuman kartu kuning. Yaitu Haryanto, Harjono dan Yusmanto. Sementara pemain tuan rumah tak ada yang mendapat hukuman. Sebenarnya tim dari lereng selatan Gunung Slamet itu mendapat beberapa peluang emas. Tendangan keras Haryanto pada pertengahan babak pertama melenceng beberapa centimeter di samping gawang lawan. Pada babak kedua, sundulan Purnomo melambung. Tak berapa lama tembakan Waluyo juga melebar ke sisi gawang. Sementara itu pemain PSISra hampir semua berada di jantung pertahanan. Hanya satu-dua pemain yang ditempatkan di depan. Mereka menerapkan permainan sapu bersih. Karena konsentrasi di belakang, hampir tak ada serangan berarti yang mereka bangun. Usai pertandingan, pelatih Persibas Sartono Anwar mengatakan anak-anak sudah tampil maksimal. Hanya saja di babak-babak awal tidak bisa memanfaatkan peluang. Kalau bisa mencetak satu gol saja, permainan akan lebih berkembang. Sementara itu pelatih PSISra Hartono Ruslan mengatakan timnya sangat beruntung tidak kalah. Padahal main di kandang lawan dan menghadapi Persibas yang baru saja empat kali berturut-turut memenangkan pertandingan. ''Saya bekas asisten Pak Sartono dua tahun di Arseto Solo, jadi tahu apa yang akan dia lakukan,'' katanya sambil tersenyum. (bd-77) |