logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 19 Februari 2004 Olahraga  
Line

32 Atlet PON Turun di Jatim Terbuka

  • Ajang Uji Coba Atlet PJP

SEMARANG- Tiga puluh dua atlet atletik Jateng yang sudah lolos ke PON XVI Palembang akan diturunkan dalam Kejuaraan Atletik Jatim Terbuka di Stadion Delta Sidoarjo, 28-29 Februari mendatang.

Kejuaraan yang akan diikuti atlet-atlet terbaik di Indonesia ini, bagi Jateng akan dijadikan ajang uji coba sampai sejauh mana peningkatan prestasi mereka selama mengikuti pelatihan jangka panjang (PJP).

Selain untuk menguji 32 atlet yang sudah lolos, juga akan ikut tampil atlet pengcab dan klub, seperti Dragon dan Locomotive dari Salatiga, PPT Mugas Cepu, serta Pengcab Kudus, Rembang, dan Pati.

''Sifatnya terbuka sehingga pesertanya bisa dari klub, pengcap, PPLP, atau wakil dari pengda. Akan tetapi kejuaraan di Sidoarjo itu tidak ada kaitanya dengan Pra-PON, karena babak kualifikasi PON sudah berakhir Oktober bersamaan dengan seleksi nasional SEA Games Vietnam,'' ungkap Wakil Sekretaris Pengda PASI Jateng Husain Efendi di lapangan atletik Trilomba Juang, sore kemarin.

Dari 32 atlet PON yang akan berangkat, memanfaatkan biaya dari PJP Jateng yang hanya memberi jatah kepada 25 atlet terbaik, sehingga PASI Jateng harus bisa mengklasifikasi mana atlet kelas A atau kelas B.

''Jatah 25 dari KONI sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jadi, kami harus bisa membeda-bedakan atlet satu dengan yang lain. Atlet yang berpeluang meraih medali masuk kelas A, lainnya masuk kelas B,'' tandasnya.

Sih Hernawati

Akan tetapi pada sisi lain, kejuaraan yang sebelumnya bernama Sirkuit Jawa-Bali ini mempunyai arti tersendiri bagi Sih Hernawati, peraih medali Perak PON XV Surabaya yang sampai saat ini belum lolos.

Jadi kalau sprinter 100 dan 200 meter ini bisa menunjukkan prestasi, masih ada peluang tampil di PON XVI apalagi sampai saat ini untuk jarak pendek baru ada lima atlet yang lolos.

Sewaktu tampil di PON XV Surabaya, karyawan Pemkot Semarang dapat mencatat waktu terbaik 11,84 detik, kenyataannya sampai berakhirnya babak kualifikasi Oktober lalu tidak bisa melampaui limit prestasi PB PASI, 12,40 detik.

Jadi kalau tampil di Sidoarjo bisa melampau limit, Sih Hernawati masih bisa memperkuat Jateng ke PON XVI. Dengan mengacu aturan PB PASI bahwa hanya atlet terbaik yang bisa tampil di PON, dari 32 atlet sudah lolos harus ada salah satu yang dikorbankan.

Akan tetapi, jika sampai terjadi pencoretan terhadap atlet yang sudah lolos, akan muncul polemik berkepanjangan. Atlet dan pelatihnya tidak akan mau menerima perlakukan tersebut.

''Itu salah satu kendalanya, atlet dan pelatihnya akan tetap ngotot bertahan. Jadi dalam hal ini PASI Jateng harus tegas, karena PB PASI sudah mengeluarkan aturan bahwa hanya atlet terbaik yang berhak tampil di PON,'' tegas pelatih klub atletik Pandanaran itu. (C16-57j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA