logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 19 Februari 2004 Budaya  
Line

Soliditas Boomerang untuk Jateng

SETELAH menyapa penggemarnya di Semarang pada malam Tahun Baru lalu, kembali superband Boomerang, menggebrak Jawa Tengah. Selain di Stadion R Maladi (Sriwedari) Solo, Jumat (20/2) malam besok mulai pukul 20.00 WIB, kelompok musik yang pada awal kelahirannya memakai nama Los Angels Band tersebut juga akan menggelar konser di Stadion Kridosono Blora (22/2), Stadion Joyokusumo Pati (23/2), dan Stadion Abu Bakrin Magelang (25/2).

Pentas bertajuk "Djarum Super Konser Boomerang Bebas Hambatan" yang diusung PT Djarum di Jawa Tengah kali ini, dipastikan sedikit berbeda dengan kemunculan Boomerang beberapa waktu lalu. Dalam show tour sekarang ini, grup band itu akan lebih mengandalkan soliditas tim menyusul kembali bergabungnya basis mereka, Hubert Henry.

"Kami mencoba mengobati kerinduan masyarakat terhadap grup Boomerang, terutama dalam formasi lengkapnya. Konser tersebut sekaligus sebagai wujud komitmen kami untuk senantiasa memberi sesuatu yang terbaik kepada masyarakat, khususnya para konsumen setia," ujar Public Relation (PR) PT Djarum Semarang, Handojo Setyo kemarin.

Ketika menghibur masyarakat Kota Semarang pada malam Tahun Baru lalu, memang Boomerang tidak diperkuat oleh basis andalannya tersebut. Guna memelihara ritme dan kekompakan grup saat itu, dilibatkanlah Zulkarnaen Pimen pada additional player.

Kali ini, basis energik itu kembali memperkuat grupnya, sehingga dipastikan penampilan kelompok tersebut akan bertambah solid dan kompak. Sebab, bersama Hubert Henry, kelompok musik yang pernah dipercaya untuk menjadi band pembuka konser rock grup asal Amerika, Mr Big, pada 15 Mei 1996, di Stadion Tambaksari Surabaya itu menelurkan beberapa album yang mencuatkan sejumlah hits di Tanah Air; di antaranya Kontaminasi Otak dengan hits=nya "Bawalah Aku" dan "O-ya", serta album Disharmoni dan album cover version bertajuk Segitiga.

Puasi Boomers

Tak Cuma itu, bersama Hubert Henry pula, Roy Jecomiah dkk berhasil meluncurkan dua album the best yang kemungkinan besar akan digulirkan pada konsernya kali ini. Kedua album itu adalah Best Ballad dan Hard 'n Heavy yang perilisannya pada saat itu dilakukan untuk merayakan ulang tahun kelima.

Dengan personel seperti semula -John Paul Ivan (gitar), Roy Jecomiah (vokal), Farid Martin (drum), Hubert Henry (bas), ditambah Zulkarnaen Pimen (additional player)- penampilan Boomerang dipastikan mampu memuasi para boomer (sebutan bagi fans Boomerang) yang tersebar di beberapa daerah di Jateng.

Selain lagu-lagu rock dari album-album tersebut, Roy Jecomiah tentu tidak akan meninggalkan hits-nya yang ada pada album X'Travaganza. Di album itulah, finalis (10 besar) Festival Rock se-Indonesia VII (1993) itu sepertinya telah menemukan karakter yang pas, sehingga mendorong mereka untuk berani melepaskan diri dari manajemen Log Zhelebour.

Memang, sinar Boomerang sempat meredup, yakni setelah sukses membuka konser Megadeth di Stadion Teladan, Medan, pada 31 Juli 2001. Namun, keredupan itu tidak berlangsung lama. Album baru bertajuk Terapi Visi yang dirilis Sony Music Indonesia pada April 2003, berhasil mengangkat kembali popularitas grup musik tersebut di blantika musik Indonesia. Kurang percaya? Buktikan lewat konsernya di Jateng kali ini.(C29-41)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA