logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Februari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Hati-hati Haid Lebih dari Seminggu

  • Pertanda Kelainan Pada Rahim

SEMARANG- Jika Anda perempuan yang mengalami pendarahan menstruasi berlebihan dengan lama haid lebih dari 7 hari, berhati-hatilah. Sebab, bila jumlah cairan yang keluar lebih dari 80 ml atau memakai pembalut lebih dari 6 buah/hari, bisa dipastikan Anda terkena menorrhagia.

Hal itu diungkapkan Prof dr Noor Pramono MmedSc SPOG (K) dalam simposium ''Tranexamic Acid : Evidence-Based Medical Treatment of Menorrhagia'', Sabtu (14/2) di Grand Candi Hotel Semarang. Selain ahli geneakologi dari RSUP Dr Kariadi, simposium itu juga menghadirkan pembicara dari St James's Hospital, Dublin, Irlandia.

Prof Brian L Sheppard mengatakan, akibat pengeluaran cairan berlebihan, perempuan rawan terkena anemia karena kekurangan zat besi. ''Seorang perempuan dikatakan menderita menorrhagia jika mengeluarkan cairan menstruasi hingga 80ml/siklus, dan dua pertiga di antara mereka kemungkinan besar menderita anemia akibat kekuarangan zat besi,'' kata peneliti dari University Department of Obstetrics and Gynaecology Trinity College, St James's Hospital, Irlandia itu.

Saat ini, menurut dia, jumlah kasus menorrhagia meningkat sekitar 30%. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok umur perempuan, namun sebagian besar adalah mereka yang berusia 40-49 tahun.

Menorrhagia adalah gejala dari pendarahan uterus yang tidak normal. Perdarahan ini bisa akibat kelainan organik (PUO) ataupun disfungsi organ (PUD).

Pendarahan rahim dapat terjadi akibat kelainan organ seperti pada mulut rahim, salurannya, ataupun indung telur. Kelainan itu dapat disebabkan oleh infeksi, tumor ataupun kanker. Sementara itu, PUD terjadi akibat tidak beresnya fungsi kerja otak.

Untuk menangani pendarahan seperti ini harus dicari penyebabnya, apakah karena kanker atau lainnya. Jika sudah diketahui penyebabnya, penyembuhan dapat dilakukan. Jika belum, tranexamic acid perlu diberikan.

Pasien dapat memilih cara pengobatan melalui operasi, obat hormonal, atau dengan tranexamic acid. Prinsip lainnya adalah pemulihan kembali dan tingkat keamanannya tidak mengganggu fungsi tubuh lain. (nik-73k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA