logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 16 Februari 2004 Sala  
Line

Petani Gurem Bukan Lagi Produsen

WONOGIRI- Secara nasional telah terjadi pergeseran nilai terhadap keberadaan petani gurem di Indonesia. ''Mereka tidak dapat lagi dikatakan sebagai petani produsen, tapi bergeser menjadi petani konsumen,'' tegas Direktur Perum Bulog Widjanarko Puspojo MA, Sabtu (14/2), di Wonogiri.

Dia mengatakan, dari tahun ke tahun jumlah petani gurem di Indonesia semakin bertambah. ''Saat ini jumlah mereka 14 juta keluarga.''

Mereka rata-rata hanya memiliki lahan garapan seluas 0,2 ha. Hal itu membuat nasib mereka menjadi ironis. ''Apa mereka dapat hidup, seandainya hanya mengandalkan lahannya,'' ujar dia.

Hasil panenan yang didapat dari lahan sesempit itu tidak bisa mencukupi kebutuhan pangan selama setahun. Dari lahan yang hanya 0,2 ha itu, panennya hanya cukup memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan. ''Artinya, selama sembilan bulan pada setiap tahun, mereka tidak lagi bertahan sebagai petani produsen, tapi bergeser sebagai petani konsumen,'' tegas dia.

Pergeseran status itu ikut menambah beban tanggung jawab Bulog sebagai institusi pangan nasional. Sebab setelah diganti menjadi perum, Bulog harus ikut memberikan profit. Padahal di sisi lain, Bulog terbebani kredit pengadaan pangan Rp 9 triliun dengan beban bunga per hari Rp 1 miliar.

Kunjungan Widjanarko ke Wonogiri untuk menandai penanganan ketahanan pangan. Dia disertai oleh mantan Menko Kesra Prof Dr Haryono Soejono sebagai Ketua Yayasan Dana Mandiri, dan mantan Menteri Koperasi Ir Subyakto Tjakarwerdaya. Untuk memberikan penguatan modal koperasi rukun tetangga (RT), Dirut Perum Bulog memberikan bantuan Rp 100 juta. Kemudian Yayasan Dana Mandiri menyediakan kredit Rp 5 miliar.

Bupati H Begug Poenromosidi SH menyatakan, Wonogiri menjadi kabupaten satu-satunya yang memelopori pendirian koperasi di tingkat RT. (P27-49i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA