| Olahraga | Minggu, 15 Februari 2004 |
Kiper Kuda Sakti Pukul WasitSEMARANG - Pertandingan babak ''delapan besar'' Piala Dandim antara PSD Demak dan Kuda Sakti di Stadion Citarum, sore kemarin, diwarnai pemukulan wasit Muhlisin oleh kiper Kuda Sakti, Fajar. Itu terjadi setelah Fajar diberi kartu merah karena memprotes keputusan wasit yang mengesahkan gol berbau off side. Gol semata wayang dari PSD yang dihasilkan Zaenal Abidin pada menit ke-72 itu membuat Kuda Sakti kalah 0-1 (0-0) dan tersingkir dari Piala Dandim. Dalam pertandingan sore itu, PSD bermain lebih tenang. Menerapkan tekanan ketat ke pemain Kuda Sakti sejak dari daerah permainan lawan. Hal itu mematikan pergerakan pemain Kuda Sakti. Sebaliknya, serangan-serangan PSD sering membahayakan gawang Kuda Sakti yang dijaga Fajar. Pada babak pertama, tiga peluang emas dimiliki pemain PSD. Sayang, tendangan keras yang dilancarkan pemain PSD hanya membentur tiang atau mistar gawang. Meski permainan dikuasai PSD, hingga turun minum Khamid cs belum mampu menjebol gawang Kuda Sakti. Pada awal babak kedua pertandingan berjalan seimbang. Baik Kuda Sakti maupun PSD bermain menyerang. Namun pertahanan PSD lebih tangguh. Serangan Kuda Sakti pun sering gagal. Pada menit ke-64, Aan diganjar kartu merah oleh wasit Muhlisin setelah pada menit ke-50 mendapat kartu kuning. Hal itu dimanfaatkan pemain Kuda Sakti untuk menggedor pertahanan PSD. Namun serangan-serangan mereka tak menggoyahkan pertahanan PSD. Meski bermain dengan 10 orang, serangan PSD tak mengendur. Bahkan menjelang pertandingan usai, PSD terus menggempur pertahanan Kuda Sakti. Serangan itu baru membuahkan hasil pada menit ke-72 melalui kaki Zaenal Abidin, 1-0. Gol itu diprotes pemain Kuda Sakti karena berbau off side. (H13-57g) |