| Olahraga | Minggu, 15 Februari 2004 |
Pemanah Jateng Masih MemimpinJAKARTA- Meski gagal mempersembahkan medali di nomor Olimpyc Round, nomor perorangan ronde nasional di Kejuaran Nasional Panahan 2004, Jateng berhasil meloloskan satu pemanah putrinya, yakni Sri Handayani, ke PON Palembang. Dengan keberhasilan Handayani tersebut, hingga kemarin Jateng sudah meloloskan 9 pemanah. Sebelumnya di ronde FITA Jateng meloloskan dua pemanah putra melalui Permadi Sandra dan Iko. Di nomor tradisional, meloloskan 6 pemanah. ''Semula kami hanya berharap di Olimpyc Round bisa meraih medali tambahan. Tetapi sayang, hanya meraih satu tiket ke PON melalui Sri Handayani. Harapan kami tinggal di nomor beregu putra-putri pada hari terakhir, Minggu ini. Mudah-mudahan saja bisa menyumbang medali dan meloloskan nomor beregu putra-putri,'' kata pelatih Jateng, Karto Wibowo. setelah lomba. Penampilan pemanah putra Jateng Indaryanto yang berhasil merebut emas di nomor sesi jarak, kemarin, gagal mengulang prestasinya. Dia bahkan langsung tumbang pada babak pertama oleh Ali sofyan (Kaltim), 90-99. Demikian halnya pula rekannya Agus Pancaji juga tak berkutik, kalah pada babak kedua dari Endro S (Jabar), 97-99. Untuk nomor Olimpyc Round perorangan, medali emas direbut Jabar melalui pemanah Ufuansyah yang paa final mengalahkan rekan sedaerahnya, Yudi, 107-93. Sementara itu, medali perunggu juga direbut Jabar melalui Ferdiansyah, setelah menundukkan pemanah Jatim, Anang Eko (88-88). Di bagian perorangan putri nomor aduan ini, pemanah Jateng Sri Handayani takluk pada babak perempat final oleh Hamdiah (Kaltim) 92-100. Pemanah Jateng lainnya, Esti S, juga dikalahkan oleh Hamdiah pada babak kedua 83-99. Kemudian Dyah Dwi Utami dikalahkan Resti F (Kaltim) 87-95. Medali emas di nomor perorangan putri nomor aduan ini direbut Hamdiah dari Kaltim, setelah pada final mengalahkan Resti Fitriani (Kalbar), 103-96. Medali perunggu direbut pemanah Jambi, Megawati, setelah menang dari Rini (Kaltim), 96-83. Perolehan Medali Perolehan medali (emas, perak, perunggu) sampai kemarin: 1. Jateng 11 4 7 2. Jabar 8 4 12 3. Jatim 8 4 3 4. Kaltim 3 2 1 5. Jambi 2 6 3 (wgm-57k) |