| Olahraga | Minggu, 15 Februari 2004 |
Persiku Waspadai Kebangkitan PersibasKUDUS-Persiku Kudus akan mewaspadai kebangkitan tuan rumah, Persibas Banyumas, dalam pertandingan lanjutan kompetisi Divisi IIA PSSI Jateng, sore ini, di Stadion Satria Purwokerto. ''Banyumas mulai menunjukkan permainan bagus. Rembang saja ditaklukkan. Achong dkk harus ekstrahati-hati menghadapi mereka,'' ucap pelatih Persiku Suyono, kemarin. Hingga pertandingan keenam, Persiku masih bertengger di posisi kedua klasemen sementara di bawah Persipur Purwodadi yang belum terkalahkan. ''Kami berharap dapat mencuri poin untuk memantapkan posisi,'' ujarnya. Mengenai kondisi Achong dkk setelah bermain seri lawan Persipur 1-1 di Stadion Wergu, kini sudah pulih. ''Semuanya siap tampil di Banyumas. Hanya Karwono yang masih sakit, sehingga tidak bisa tampil,'' kata Suyono. Soal Sugiono yang terkena tendangan keras lawan saat menjamu Persipur, kini kondisinya juga berangsur membaik. ''Kepalanya memang masih pusing-pusing, tetapi dia sudah ikut latihan kemarin,'' jelasnya. Suyono menilai, kegagalan pemain depan dalam membuat gol karena kurang sabar dalam mengolah emosi. ''Saya masih melihat anak-anak terlalu buru-buru saat penyelesaian akhir. Kami butuh olah emosi yang matang,'' tuturnya. Rombongan Persiku rencananya berangkat Sabtu pagi pukul 08.00 menuju Banyumas dengan menggunakan bus. ''Kami sengaja berangkat lebih pagi agar anak-anak bisa istirahat cukup,'' tambah dia. Persibas Pelatih Persibas Sartono Anwar mengatakan, dilihat dari posisinya di klasemen sementara, Persiku Kudus merupakan tim tangguh. Karena itu, timnya harus hati-hati menghadapi mereka. Menurut Sartono, kunci permainan adalah pemain mengerti betul jati dirinya. Artinya, jika tak bisa melakukan dribling, jangan mencoba-coba menguasai bola terlalu lama. ''Itu kuncinya. Kalah menang itu tergantung pemain di lapangan,'' tandas dia. Manajer Persibas H Sutarno berharap seluruh warga Banyumas memberikan dukungan, baik moral maupun materiil. Beberapa tim lain memberikan bonus kepada pemain, tetapi di Persibas belum ada sama sekali. Persibas hanya mengandalkan semangat juang, disiplin dan tanggung jawab serta rasa memiliki. ''Kita berharap ada pengusaha yang peduli,'' katanya. Hingga kini, pendapatan yang mampu dikumpulkan oleh Persibas dari setiap pertandingan berkisar Rp 4 juta-Rp 5 juta, malah pernah hanya Rp 2 juta. Padahal jika main tandang, biayanya minimal Rp 12 juta. (P7,bd-77k) |