| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 13 Februari 2004 |
| Pantura Dua Rumah di Atas Tanggul Dibongkar
SLAWI - Ancaman longsor tanggul Kali Gung terhadap12 rumah warga Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, belum diperhatikan secara serius oleh Pemkab Tegal. |
Pantura Keluarga Korban Tuntut Pemilik Kapal Gengser MINGGU pahing (25/1) lalu, sekitar pukul 17.00 adalah hari kelabu bagi warga Kampung Ketiwon, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Lima warga di desa itu hilang terseret arus muara Kali Ketiwon dan ombak pantai utara. |
|
| Pantura Pantai Pemalang Berbenah Diri PINGGIRAN pantai antara Tanjungsari dan Widuri kini menjadi tempat bersantai baru bagi masyarakat Kabupaten Pemalang. Ketika matahari mulai beranjak ke peraduan dan cuaca meredup, lokasi antara kedua desa itu ramai dipadati orang hingga suasana gelap. |
Pantura Ketua FPDI-P Marah Nyaris Hajar Wartawan BATANG - Ketua FPDI-P DPRD Batang, Parwieto Ag, kini disorot masyarakat. Sebab, dia melecehkan wartawan Radar Pekalongan, Didik Teguh Raharjo SSos. Peristiwa di Gedung DPRD, Rabu lalu, itu seharusnya tak perlu dilakukan seorang wakil rakyat. |
|
| Pantura Kebutuhan TPS Membengkak
KAJEN-Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Pekalongan diperkirakan bertambah. Hal itu diketahui dari hasil pendataan terakhir daftar pemilih tetap (DPT). Ketua KPU Waryono, kepada wartawan mengatakan, hasil hitung-hitungan sebelumnya jumlah TPS diperkirakan 2.000. Namun setelah dihitung ulang jumlahnya membengkak jadi 2.035. |
Pantura KPU Minta Sekretaris Baru TEGAL- Hubungan kurang harmonis antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Sekretariat Umum KPU Kota Tegal semakin meruncing. Kemarin, berdasarkan hasil rapat pleno, KPU secara resmi mengirim surat ke Wali Kota Adi Winarso SSos yang intinya meminta Sekretaris Sugeng Suwaryo SSos diganti pejabat baru. Ketua KPU Shaefudin Zuhri Madrais SAg mengemukakan, pihaknya sudah tidak sabar lagi dengan kinerja dia yang diduga banyak membuat kesalahan. |
|
| Pantura Dewan Tak Bahas Anggaran untuk Panggung Hiburan PAI TEGAL- Usulan Pemerintah Kota Tegal yang akan membangun panggung hiburan senilai Rp 746 juta di objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) tampaknya bakal tersendat. Sebab, pembahasan dana pembangunan panggung yang diusulkan dalam RAPBD tahun anggaran 2004, kemarin, ditunda oleh Komisi D DPRD. |
Pantura Bappeda Tegal Pertanyakan Kegiatan PDAM dan PT RIT
TEGAL- Bappeda Kota Tegal mempertanyakan kerja sama antara PDAM dan PT Rifa Infra Tirtajaya di Jakarta (investor calon pengelola PDAM). Pasalnya, hingga saat ini belum tampak ada tanda-tanda kedua pihak berkegiatan. Padahal saat rapat koordinasi yang diadakan pada 29 Desember 2003, kedua pihak sepakat segera mengadakan kegiatan. |
|
| Pantura Dua Tahun Kepemimpinan Bambang Bintoro Batang Menyediakan Kawasan Industri di Tragung
PADA 11 Februari 2002 di pendapa Kabupaten Batang, Bambang Bintoro SE dan Drs H Acha Mahfudz dilantik oleh Gubernur Mardiyanto sebagai bupati dan wakil bupati. Masyarakat melalui wakil rakyat di DPRD memilih putra daerah Bambang-Achfa untuk memimpin pemerintahan di Batang. Dengan harapan, mereka memunculkan kebijakan dan pemikiran baru. |
Pantura Jalur Kedungwuni-Pekalongan Lumpuh
PEKALONGAN-Hujan yang mulai sejak Rabu malam hingga kemarin pagi menyebabkan tujuh kelurahan yang terdiri atas ratusan rumah dan empat sekolah tergenang air. Lalu lintas dari Kedungwuni ke Kota Pekalongan melalui Banyurip juga macet total karena genangan air di jalan satu meter. |
|
| Pantura Terendam sampai 1 Meter KAJEN - Baru beberapa hari air surut, warga Kabupaten Pekalongan kembali dilanda banjir. Banjir kali ini bahkan lebih besar dan meluas daripada musibah sepekan sebelumnya. Hujan deras pada Rabu sore (11/2) hingga Kamis pagi (12/2) kemarin menyebabkan air di beberapa sungai meluap hingga merendam ribuan rumah, ratusan hektar padi dan tebu. |
Pantura Ratusan Rumah Terendam PEMALANG-Ratusan rumah di Kabupaten Pemalang terendam banjir Rabu malam hingga Kamis pagi. Genangan air yang cukup tinggi masih terlihat di Desa Tumbal, Kecamatan Comal, sedangkan di desa lain sudah mulai surut. |
|
| Pantura 30 Karyawan PT Gunatex Di-PHK
KAJEN - Akibat lesu produksi, 30 karyawan PT Gunatex Wiradesa Pekalongan akhirnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan mereka. PHK terhadap 30 karyawan tersebut dilakukan setelah perusahaan merumahkan mereka sejak Oktober tahun lalu. |
Pantura Tak Punya Uang Bikin SIM, Sikat Motor BREBES-Subekhi (22) benar-benar gelap mata. Dalam keadaan bingung tak punya uang untuk membuat SIM A, dia nekat mencuri sepeda motor. Sialnya, ketika motor yang dicuri sedang didorong kepergok petugas siskamling, sehingga akhirnya dia ditangkap. |
|
| Pantura Satenya Dijambret, Ny Nurlela Melongo TEGAL - Penjambret tentu tidak peduli siapa yang akan dijadikan korban. Yang penting, begitu ada peluang, dengan cepat dia beraksi. Demikian pula nasib Ny Nurlela. Istri dalang Ki Enthus Susmono itu pada Rabu petang sekitar pukul 18.00 hanya bisa tertegun ketika sate yang dibelinya dijambret dua orang yang berboncengan sepeda motor. |
Muria Kesaksian Sugihardi Beratkan Terdakwa
PATI-Saksi meringankan, HM Sugihardi, yang dihadirkan di persidangan kasus dugaan korupsi dalam pemilihan Bupati Pati periode 2001-2006, justru memberatkan terdakwa, Ketua DPRD Wiwik Budi Santoso. Sebab, saksi yang juga anggota DPRD dari FPDI-P itu mengaku menerima uang Rp 5 juta. |
|
| Muria Korpri Jangan Jadi Budak Kekuasaan REMBANG - Korpri seharusnya mendukung gerakan antipolitikus busuk. Sebab, politikus busuk sangat membahayakan dan tak layak dipilih. "Kalau mereka sampai menjadi wakil rakyat, sampean pun diperas," ujar Novel Ali. Dia menyatakan hal itu ketika menjadi pembicara dalam seminar "Netralitas Korpri Menghadapi Pemilu 2004". |
Muria Blora Masih Bebas Flu Burung BLORA- Menyusul adanya pemberitaan sebuah media elektronik bahwa Blora sudah terserang flu burung (alfian influensa/AI), dengan didampingi Kasubdin Peternakan Dinas Pertanian Blora Ir Puspito Wardoyo, Wakil Bupati Drs HR Soebronto Joesoef, Rabu (11/2) lalu meninjau ke beberapa pengusaha ternak ayam potong dan petelur di Blora. |
|
| Muria Banyak Ruas Jalan di Kudus dan Sekitarnya Rusak KUDUS-Hujan dengan intensitas tinggi akhir-akhir ini dikhawatirkan merusak sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Kudus dan berbagai daerah di sekitarnya. |
Muria 183 Perangkat Dapat Motor JEPARA-Menjelang Pemilu 2004, Pemkab Jepara membagikan sepeda motor untuk 183 petinggi desa. Selain itu, 14 kecamatan juga mendapat jatah masing-masing satu unit. Motor dinas untuk 11 lurah (di Kecamatan kota Jepara) sudah diterima tahun lalu. |
|
| Muria Disiapkan KPPS dan PPS Darurat PATI- Ancaman mundur kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan panitia pemungutan suara (PPS) hanya karena keterbatasan alokasi anggaran untuk mereka sebenarnya sangat disayangkan. Sebab, pemilu adalah hajat nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat. |
Muria Bantuan Parpol Diserahkan JEPARA - Setelah diundur sehari, dana bantuan partai politik (parpol)peserta Pemilu 2004 di Kabupaten Jepara, masing-masing Rp 20 juta, diserahkan Rabu (11/2). Tiga parpol yang datang paling awal pada rapat koordinasi di pendapa kabupaten, dipanggil ke depan untuk menerima penyerahan dana. |
|
| Muria KPU Kesulitan Dana untuk Sosialisasi KUDUS- Ketua KPU Kudus Warsito SH menegaskan, lembaga yang dipimpinnya saat ini kesulitan dana untuk sosialisasi pelaksanaan Pemilu 2004. "Masalah dana dikhawatirkan menjadi hambatan pelaksanaan sosialisasi yang direncanakan dalam waktu dekat," ujarnya saat ditemui Kamis kemarin. |
Kedu & DIY Caleg PAN Berijazah Palsu
BOROBUDUR- Nugroho Tri Saksono (45), calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN), diduga melarikan diri karena Panwas dapat membongkar ijazah sarjana Fisipol UNS yang digunakan. Diduga, ijazah yang digunakan untuk nyaleg palsu. |
|
| Kedu & DIY Bina Marga-Pemkab Lempar Tanggung Jawab
KEBUMEN - Penanganan kerusakan jalan selatan-selatan Jateng di ruas Kebumen-Yogyakarta lamban. Sebab, terjadi saling lempar tanggung jawab karena sampai saat ini status jalan itu belum jelas |
Kedu & DIY Dewan Pers Sosialisasikan UU Pers YOGYAKARTA-Dewan Pers kemarin (12/2/2004) di Yogyakarta menyosialisasikan UU Nomor 40/1999 tentang Pers. Melalui kegiatan itu, penggunaan UU tersebut segera dapat diperluas di kalangan masyarakat, khususnya bagi jajaran penegak hukum. ''Itu agar demokrasi di negeri ini tidak mati,'' kata Ketua Dewan Pers Prof Dr Ichlasul Amal MA pada acara pembukaan di Hotel Saphire, Yogyakarta. |
|
| Kedu & DIY Hutan Gundul Seluas 3.630 Ha Dihijaukan KEKHAWATIRAN-Dampak buruk lahan hutan yang gundul di wilayah Purworejo dan sekitarnya akan dijawab oleh Perhutani KPH Kedu Selatan. Ditargetkan pada akhir tahun 2005 mendatang semua lahan gundul sudah direboisasi. |
Kedu & DIY Sertifikasi Massal 2002 Belum Beres PURWOREJO-Sebagian peserta sertifikasi tanah secara massal yang dilakukan pada 2002 mengeluh. Sebab sampai saat ini ada sertifikat yang belum jadi. Bahkan sebagian warga mendesak tiap-tiap pihak aparat desa untuk menuntaskan. Akibatnya beberapa aparat desa juga mendesak ke kecamatan untuk menanyakan soal itu. |
|
| Kedu & DIY Diringkus, Polisi Gadungan Bersenjata Pistol BOROBUDUR-Senjata api yang dibawa Wahyudi alias Ponidi (42), polisi gadungan yang ditangkap Polres Magelang Sabtu lalu (7/2), ternyata pistol organik Polri. Selain membawa pistol, tersangka saat beroperasi memeriksa surat-surat sepeda motor juga mengenakan seragam dinas polisi dengan pangkat brigadir dari Polres Tulangbawang, Polda Lampung. |
Kedu & DIY PMI Kekurangan Ribuan Kantong Darah YOGYAKARTA-Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta ternyata sampai sekarang masih kekurangan ribuan kantong darah setiap bulan. Padahal permintaan darah dari hari ke hari terus meningkat, sehingga PMI harus mendatangkan darah dari luar daerah. Seperti diungkapkan Pjs Ketua Umum PMI Yogyakarta Prof Dr dr KRT Adi Heru Husodo, kemarin. |
|
| Kedu & DIY 4 Ha Lokasi Penambangan Dipersoalkan
BOROBUDUR-Para penambang pasir Merapi menengarai penataan lokasi penambangan di Kali Putih masih membuka peluang terjadi penambangan liar. |
Kedu & DIY Tak Temukan Indikasi Flu Burung PURWOREJO-Kendati sudah dilakukan pemantauan sejak 20 Januari, sampai saat ini tidak ditemukan indikasi penyakit flu burung di Purworejo. Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Purworejo drh Niniek Ainiwati, mengemukakan hal itu di kantornya, Kamis (12/2) kemarin. |
|
| Kedu & DIY Simulasi di Polres Manula Mencoblos Butuh Tujuh Menit KEBUMEN-Dari peragaan pemungutan suara Pemilu 2004 di halaman Mapolres Kebumen kemarin, setiap pemilih butuh waktu rata-rata enam menit untuk mencoblos. Bahkan manula perlu waktu lebih dari tujuh menit. |
Kedu & DIY Perpindahan TPS, KPU Tunggu Fatwa YOGYAKARTA - Tuntutan sebagian masyarakat mengenai perpindahan tempat pemungutan suara (TPS) tampaknya tak segera membuahkan hasil. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta masih menunggu fatwa KPU Pusat mengenai persoalan itu. |
|
| Kedu & DIY Kesepakatan Antarparpol Harus Dijalankan TEMANGGUNG-Forum Wartawan Temanggung (FWT) menyerukan para elite politik, birokrasi serta semua elemen masyarakat untuk memfungsikan diri sesuai dengan peran masing-masing pada Pemilu 2004. Terutama menjunjung tinggi kesepakatan yang telah dibuat antarparpol, sehingga keamanan dan kenyamanan terjaga. |
Kedu & DIY Bayi Kembar Siam Sudah Dapat Minum YOGYAKARTA -Kesehatan bayi kembar siam Siti Mariani dan Siti Mariati, putri pertama pasangan Ny Lukuk Kusnaini dan Daryono, warga Dukuh Pencil, Jatisrono, Wonogiri, setelah sehari menjalani operasi pemisahan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (12/2) kemarin membaik. |
|
| Kedu & DIY Hakim Diusulkan Tak Usah Dipromosikan YOGYAKARTA-Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul yang membebaskan dua mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) dari dakwaan melanggar UU Nomor 40/1999 tentang Pers, menuai banyak reaksi. |
Banyumas DPRD Ramai-ramai Kunjungi Jabar
PURWOKERTO-Menjelang akhir masa tugas wakil rakyat periode 1999-2004, DPRD Kabupaten Banyumas berencana melakukan kunjungan kerja ramai-ramai ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat. |
|
| Banyumas Panwas Tegur Panitia Kecamatan
PURWOKERTO- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwas Pemilu) Kabupaten Banyumas menegur panwas pemilu kecamatan, panitia pemilihan kecamatan (PPK), muspika, dan pengurus partai politik di Kecamatan Ajibarang. Sebab, mereka melakukan kesepakatan memasang atribut partai sebelum kampanye. Yakni, sejak 9 Februari 2004. |
Banyumas BEM Demo Tolak Kasasi Akbar PURWOKERTO-Gelombang demo yang menuntut Makamah Agung (MA) menolak kasasi Akbar Tandjung juga terjadi di wilayah eks Karesidenan Banyumas. Kamis (12/2) kemarin, sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Se-eks Karesidenan Banyumas (Formasimas) atau kumpulan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara turun ke jalan menyuarakan tuntutan tersebut. |
|
| Banyumas Curi Ayam, Buronan Ditangkap BANYUMAS- Residivis bernama Karwin alias Slamet (39), yang selama ini buron, ditangkap aparat Polsek Ajibarang, Kamis (12/2). ''Dia kami tangkap karena mencuri ayam,'' kata Kapolsek AKP Khozin WTP. Dia menyatakan Karwin adalah penjahat yang ganas dan spesialis mencuri barang elektonik. |
Banyumas Panwas Nyaris Tertipu Rp 30 Juta PURBALINGGA-Panwas Pemilu Purbalingga nyaris tertipu Rp 30 juta. Seorang laki-laki yang mengaku sebagai Kapolres Purbalingga AKBP Drs Irianto menelepon Ketua Panwas Muhammad Fauzan SH MH meminta disediakan dana untuk menyambut kunjungan kerja Wakapolri ke Purbalingga, Kamis (12/2). |
|
| Banyumas Tambahan Dana Operasional Dibicarakan dengan Dewan BANJARNEGARA-Keinginan anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kecamatan mendapat tambahan dana operasional dari APBD 2004, tampaknya harus disimpan dulu. Bupati Drs H Jasri ST MM belum bisa memastikan apakah keinginan mereka bisa dipenuhi. |
Banyumas Politikus Bermasalah Hambat Proses Demokrasi CILACAP-Beberapa aktivis dari Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap yang beraliansi dengan PMII Cabang Cilacap menggelar unjuk rasa menentang politikus bermasalah, kemarin. Mereka meminta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemilu untuk tidak mengikutsertakan para politikus bermasalah dalam proses demokrasi. |
|
| Banyumas Kampanye Sabuk Pengaman Keluarkan SIM karena Mengira Ditilang PURWOKERTO-Kampanye penggunaan sabuk pengaman dilakukan Polwil Banyumas, Kamis (12/2). ''Kami menghentikan mobil pribadi yang lewat kemudian meminta pengemudi dan penumpang memakai sabuk pengaman,'' kata Kabaglantas Polwil Kompol Budi Medianto, kemarin. |
||