logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 13 Februari 2004 Sala  
Line

Dua Toko Dibobol Maling

KLATEN - Dua kios menjadi di Pasar Gentongan, Kecamatan Kalikotes, Klaten menjadi sasaran pencuri. Kemarin, kios milik Wardoyo (42) warga Dukuh Ngrangon, Desa Jogosetran, Kalikotes, Klaten dibobol maling. Sejumlah barang dagangan dan printer hilang.

Kejadian itu kali pertama diketahui Ny Sumini (35) karyawan toko di Pasar Gentongan tersebut ketika akan membuka toko, Kamis (12/2) pukul 07.00. Saat hendak membuka pintu depan dengan kunci, warga Dukuh Gading, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara itu mendapati gembok sudah terbuka.

Wanita itu menjadi curiga karena gembok tak hanya rusak tapi juga tergeletak di lantai. Sumini kemudian mengecek ke bagian belakang. Ternyata jendela juga rusak dan ada bekas cungkilan benda keras. Wanita itu segera memberitahu pemilik toko. Kemudian bersama majikannya mereka mengecek seluruh toko, ternyata printer merek Epson LX 800 yang berada di wartel hilang. Sejumlah barang dagangan toko, antara lain lima macam pasta gigi, empat macam sabun mandi, sejumlah susu, rokok, dan minicompo juga hilang. Total kerugian diperkirakan Rp 3 juta.

Kejadian itu segera dilaporkan kepada polisi. Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Klaten Ipda Suharta memperkirakan, pencuri masuk ke dalam toko dengan cara mencungkil jendela. Mereka lalu kabur membawa barang curian lewat pintu. Kasus tersebut diserahkan ke Satuan Reskrim untuk diusut lebih lanjut.

Rp 1 Juta

Sehari sebelumnya, sebuah warung tak jauh dari toko Wardoyo juga menjadi sasaran pencuri. Warung milik Istiana Yuli Astuti (27) warga Dukuh Panasan, Desa Wanglu, Kecamatan Trucuk, Klaten disinggahi seseorang pada siang hari saat toko sedang buka.

Pada saat kejadian, Istiana bersama Marsih (40) karyawannya sedang berjualan. Entah kapan tepatnya, tiba-tiba Istiana sadar bahwa tas cokelat berisi uang Rp 1 juta, KTP, STNK Honda Supra bernomor D-4512-YV dan pelat nomor Honda Supra yang diletakkan di bawah meja kasir hilang.

Ipda Suharta menduga pencuri memanfaatkan kelengahan penjual yang sedang sibuk melayani pembeli untuk mengambil barang tersebut. (F5-14e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA