
| Jumat, 13 Februari 2004 | Sala |
Gantung Diri di Rumah Kakak
SUKOHARJO- Trimo Sumarto (60) warga Baturan, Colomadu, Karanganyar tewas gantung diri, kemarin. Korban mengakhiri hidupnya di rumah kakaknya,Tukino Harto Siswoyo (60) warga Dukuh Jati RT 1 RW 4, Desa Cemani, Grogol. Tukino, saksi, menyatakan, adiknya sudah menginap selama dua hari di rumahnya. Saat itu saksi sempat bertanya pada adiknya, adakah persoalan sehingga menginap? Korban mengaku memiliki persoalan dengan warga kampung. Sayang, dia tak mau menjelaskan lebih lanjut tentang persoalannya itu. ''Saya pun tidak bertanya lebih lanjut. Soalnya adik saya itu sepertinya enggan berterus terang,'' ujar dia kepada petugas. Puncaknya terjadi kemarin pagi. Pukul 08.00, saksi hendak masuk rumah untuk mengambil sepeda motor. Namun dia kaget karena pintu rumah dikunci. Karena tahu korban masih menginap di rumah tersebut, Tukino memanggil. Namun teriakannya tidak mendapat jawaban. Karena penasaran, saksi langsung mendobrak pintu depan. Saksi kembali memanggil nama korban sembari mengecek ke kamar. Betapa terkejut Tukino ketika masuk ruang belakang, adiknya sudah tewas gantung diri dengan tali plastik hijau sepanjang 2 meter. Minta Tolong Saksi pun berteriak minta tolong. Dalam waktu singkat puluhan warga berdatangan dan membantu menurunkan korban. Sebagian lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Grogol. Mendapat laporan warga, beberapa petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas puskesmas, tidak ditemukan tanda- tanda penganiayaan. Saat itu juga mayat korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. ''Kejadian itu murni bunuh diri. Diduga korban nekat mengakhiri hidup karena tak tahan menghadapi persoalan dengan warga kampungnya,'' ujar Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Minarto. (G10-14i) |