logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 13 Februari 2004 Olahraga  
Line

Tunisia Vs Maroko di Final

TUNIS - Tuan rumah Tunisia akan bertemu rivalnya dari Afrika Utara, Maroko di Rades, Sabtu besok, pada final pertama antara dua negara berbahasa Arab di Piala Afrika sejak 1959.

Pada semifinal kemarin, Tunisia menang adu penalti 5-3 atas Nigeria, setelah skor imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Sementara Maroko menggulung Mali 4-0. Tunisia dan Maroko sama-sama belum terkalahkan dalam menapak tangga ke partai puncak.

Nigeria memimpin lewat tendangan penalti Jay-Jay Okocha pada menit ke-67. Tunisia memaksakan terjadinya extra time berkat tendangan penalti kapten Khaled Badra pada menit ke-82.

Di Sousse, striker Youssef Mokhtari menciptakan dua gol pada menit ke-15 dan 58. Dua gol Maroko lain dipersembahkan Youssef Hadji dan Nabil Baha.

Bagi Tunisia, ini menjadi penampilan ketiga di final. Namun negara Afrika Utara itu belum pernah memenangi Piala Afrika. Kini harapan ditumpukan pada pelatih asal Prancis, Roger Lemerre.

Maroko baru sekali juara Piala Afrika. Mereka melakukannya pada 1976.

''Ini akan menjadi final yang berat,'' kata kiper Tunisia Ali Boumnijel (38) yang merupakan pemain tertua di Piala Afrika 2004. ''Kami pernah bertemu dalam sebuah pertandingan persahabatan dan mereka tim yang bagus,'' tambahnya tentang Maroko.

Pahlawan

Boumnijel merupakan pahlawan kemenangan Tunisia. Dalam adu penalti, dia memupus tendangan Peter Odemwingie. Sukses tim tuan rumah juga ditentukan melalui eksekusi bek berusia 20 tahun, Karim Hagui.

Namun di final Tunisia dipastikan kehilangan Khaled Badra yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Padahal dia terpilih sebagai pemain terbaik ketika menghadapi Nigeria.

Dalam pada itu, pelatih Maroko Badou Ezaki memuji kedisiplinan para pemainnya. ''Mali mempunyai kemampuan individual sempurna dan dapat menjadi masalah bagi siapa pun. Namun saya pikir kami sangat disiplin dan mampu mengendalikan pertandingan,'' ujar Ezaki.

Dia menuturkan, target timnya hanya lolos ke semifinal. ''Saya telah melakukan tugas lebih dari yang diminta. Saya meyakini kerja saya, tim dan staf saya. Hasilnya sudah terbukti,'' paparnya. (rtr,A7-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA