logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 13 Februari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Kartu Suara Warga SK Paling Banyak Rusak

  • Simulasi Pencoblosan

SEMARANG- Warga di lokalisasi Sunan Kuning di Kelurahan Kali Banteng Kulon Kecamatan Semarang Barat didapati paling banyak membuat kekeliruan dalam simulasi pencoblosan pemilihan umum yang diselenggarakan oleh Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro).

Itu terlihat dari banyaknya surat suara yang rusak pada simulasi tersebut.

''Persentase kerusakan warga Sunan Kuning paling banyak dibandingkan 18 daerah lain yang menjadi sampel,'' tutur Susana Dewi Rochimah, Direktur Pattiro, Kamis kemarin.

Dicontohkan, kerusakan yang sering ditemui dalam simulasi tersebut yakni, satu orang mencoblos dua partai dan dua caleg atau sama sekali tidak nyoblos.

Kemudian, hanya nyoblos dan tidak nyoblos partai politik, serta hanya nyoblos partai saja.

Simulasi dan sosialisasi tersebut dilakukan di 18 wilayah/lokasi. Yakni Sunan Kuning (dua lokasi), Bandarharjo, Wonolopo RW 7, Meteseh, Karangrejo, Sadeng, Pandansari, Randugarut, Aisiyah Jateng, eks karesidenan Kedu, Sampangan, Gajah Mungkur, SMK N 2 Semarang, SMU N 01 Semarang, Pongangan, Dadapsari, Tinjomoyo, dan Tlogosari Kulon.

Selain permasalahan tersebut, kata dia, sering ditemukan beberapa permasalahan lain. Yakni bilik suara yang mudah kabur apabila diterpa angin. Surat suara yang terlalu besar sehingga menyulitkan pemilih melakukan pencoblosan sementara bilik suara lebih kecil dari surat suara.

Menggali Perspektif

''Orang yang berbadan gemuk tidak leluasa menyoblos karena lengannya terlalu besar,'' kata dia.

Sementara itu, Pattiro Semarang, Minggu lusa akan menggelar pertemuan perempuan pemilih se-Kota Semarang. Pertemuan ini untuk menggali perspektif dan agenda politik partai dan caleg perempuan pada pemilu, 5 April 2004.

Selain itu, membuka ruang partisipasi dan kesadaran perempuan pemilih di Semarang untuk menjadi pemilih yang cerdas dan mengetahui platform partai serta agenda politik dari caleg perempuan. Untuk menyatukan persepsi ini kaum perempuan akan berkumpul di Hotel Ciputra Minggu (15/2) lusa.

''Yang jelas, kaum perempuan tak ingin membeli kucing dalam karung,'' tuturnya. (G17-84)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA