
| Jumat, 13 Februari 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Kasus Suami Bakar Istri
Diduga Sudah Direncanakan SebelumnyaGROBOGAN- Polisi terus menyidik tersangka pembunuhan Ny Rudati (27), warga Desa Lebengjumuk, Kecamatan Grobogan. Pembunuhan dengan cara dibakar tersebut diduga sudah direncanakan sebelumnya oleh pelaku. "Kami terus mengembangkan kasus tersebut," ungkap Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP R Budi Wijayanto SIK kepada Suara Merdeka, kemarin. Dugaan tersebut didukung dengan keterangan saksi-saksi yang menyatakan di sekitar kejadian ditemukan bensin. Padahal, tersangka tidak memiliki kendaraan bermotor. Selain itu, juga didukung adanya lubang tempat membakar korban. Sebagaimana dikabarkan, Ny Rudati meninggal lantaran dibunuh Eko (30), suaminya. Dia dibunuh dengan cara dibakar, sehingga jasad korban sulit untuk dikenali karena sekujur tubuhnya hangus terbakar. Cemburu Tindakan kejam tersebut dilakukan tersangka, konon karena dia merasa cemburu dengan istrinya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Semarang. Budi menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari dokter, tempurung kepala korban bagian atas pecah. Itu mungkin bukan karena terbakar, melainkan karena benturan benda keras. Saat ditanya, apakah tersangka mengalami kelainan jiwa, Kasat Reskrim Polres Grobogan menuturkan, sejauh ini sepertinya dia tidak mengalami gangguan kejiwaan. "Memang dahulu tersangka pernah stres, karena hendak disunat. Akan tetapi itu kan wajar," katanya. Seusai dimintai keterangan polisi, pelaku yang ditahan di Mapolsek Grobogan itu kini berubah menjadi pendiam. Peristiwa tersebut sepertinya membuat dirinya sangat terpukul. Atas tindakan tersebut, tersangka dapat dijerat Pasal 339 atau bahkan Pasal 340 KUH Pidana.(H3-45j) |