logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 13 Februari 2004 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Diringkus, Polisi Gadungan Bersenjata Pistol

BOROBUDUR-Senjata api yang dibawa Wahyudi alias Ponidi (42), polisi gadungan yang ditangkap Polres Magelang Sabtu lalu (7/2), ternyata pistol organik Polri. Selain membawa pistol, tersangka saat beroperasi memeriksa surat-surat sepeda motor juga mengenakan seragam dinas polisi dengan pangkat brigadir dari Polres Tulangbawang, Polda Lampung.

''Kami berkoordinasi dengan jajaran Polda Lampung, khususnya Polres Tulangbawang, untuk mengungkap pemilik pistol serta seragam Polri yang dipakai tersangka. Dia mengaku baik pistol maupun seragam itu titipan temannya, tetapi sudah meninggal akibat kecelakaan lalu lintas,'' kata Kapolres Magelang AKBP Drs Agus Sofyan Abadi SH, kemarin.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Hadi Muljono SH, Kapolres menerangkan, setelah diteliti ternyata nomor pistol colt revolver S & W kaliber 38 yang dilengkapi enam butir peluru sudah hilang atau sengaja diratakan. Apakah tersangka sengaja menghilangkan nomor pistol tersebut atau perbuatan itu dilakukan oleh temannya yang sudah meninggal? Polisi masih mengoreknya lebih lanjut.

''Polisi'' bertato naga ukuran besar pada lengan kanan dan kirinya, Sabtu (7/2) diringkus anggota Reskrim Polres Magelang. Wahyudi yang mengaku penduduk Lampung dan baru beberapa hari tinggal di Purworejo ditangkap berkat kecurigaan masyarakat.

Dibantu temannya, Puji Saputro (22), warga Kalianda, Lampung Selatan, yang berpakaian sipil, Wahyudi dengan berseragam Polri memeriksa surat-surat kendaraan di jalan raya Kecamatan Tempuran-Bandongan. Warga heran karena orang yang melakukan operasi lalu lintas di tempat itu berbeda dari biasanya (SM 9/2)

Dari hasil pemeriksaan, kata Kapolres, Wahyudi dan Puji pada 27 Januari 2004 mengaku telah berhasil membawa kabur sebuah sepeda motor di Purworejo. Modusnya sama, memeriksa surat-surat sepeda motor. Kebetulan pengendara yang dihentikan tidak membawa STNK dan SIM, lalu sepeda motor ditahan. Pemilik disuruh pulang mengambilnya. Saat itulah sepeda motor dibawa kabur.(P60-85c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA