| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 12 Februari 2004 |
| Pemilu 2004 Diduga Terlibat G-30-S/PKI, Subari Dicoret
SRAGEN- Mantan aktivis G-30-S/PKI yang berniat menyusup sebagai calon anggota legislatif (caleg) terkuak. Subari (67) misalnya, caleg Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) dicoret KPU karena diduga terkait dengan gerakan organisasi terlarang itu. Keputusan pencoretan tersebut sesuai dengan hasil rapat pleno, Sabtu (7/2) lalu. |
Pemilu 2004 PT Pos Indonesia Tawarkan Berkampanye via Kartu Pos BANDUNG- Jangan kaget bila tiba-tiba saja ada kartu pos yang memuat foto diri seorang caleg plus data-data pribadinya, logo partai, dan ajakan untuk mencoblos nomor urut, serta uraian misi dan visi calon wakil rakyat itu mampir ke rumah. Pasalnya, Kantor Pos Besar Bandung, mulai Rabu (11/2) menawarkan kartu pos khusus untuk keperluan kampanye bagi caleg dari 24 partai politik peserta Pemilu 2004. |
|
| Pemilu 2004 Tiga Caleg Partai Besar Dicoret SEMARANG- Meski sudah terpasang dalam daftar resmi, bukan berarti para calon anggota legislatif (caleg) sudah aman untuk melenggang ke Pemilu 2004. Terbukti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mencoret tiga caleg DPRD Jateng lantaran terbukti tidak memenuhi syarat. Mereka yang dicoret itu adalah dua caleg dari PDI-P dan seorang dari Partai Golkar. |
Pemilu 2004 Tidak Ada Dana, KPU Belum Umumkan DCT JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum mempublikasikan daftar nama calon legislatif tetap (DCT) anggota DPR RI dari 24 partai politik peserta Pemilu 2004. Menurut Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti di Jakarta, kemarin, keterlambatan sosialisasi daftar caleg tetap karena masalah teknis, dan belum adanya dana pemuatan daftar caleg di media massa. |
|
| Pemilu 2004 KPU Jatim Siapkan Kotak Suara Darurat SURABAYA- Benar-benar mengkhawatirkan persiapan Pemilu 2004 di Jatim, terutama terkait dengan pengadaan kotak suara. Hingga kemarin, belum semua kabupaten/kota di Jateng yang menerima kotak suara jatah dari KPU. Karena itu, bila sampai batas akhir penyerahan kotak suara ternyata jumlahnya belum mencukupi kebutuhan, maka kotak suara darurat harus dipersiapkan. Bahan kotak suara tersebut bisa dari triplek atau kardus. |
Pemilu 2004 Pemilih Bertambah, Minta Dana JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta tambahan kepada pemerintah, karena ada defisit anggaran yang disebabkan oleh bertambahnya jumlah pemilih berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Kepada wartawan usai bersama anggota KPU lainnya diterima Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/2), Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti mengatakan, lima dari sembilan tahapan pemilu yang menjadi program lembaga itu saat ini sudah terselesaikan. |
|
| Pemilu 2004 Kronik Belum Terima Kotak Suara ACEH-Sebanyak 15 dari 20 kabupaten/kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hingga saat ini dilaporkan masih belum menerima pengiriman kotak suara yang diperkirakan jumlahnya mencapai 43.820 kotak. Padahal pelaksanaan Pemilu 2004 tinggal satu bulan lagi. Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) NAD Nasir Zalba SE di Banda Aceh, Rabu menyatakan, hingga saat ini, dari 58.095 kotak suara yang dibutuhkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh, baru 14.140 kotak suara yang telah ada dan terdistribusi ke lima kabupaten. |
||