
| Kamis, 12 Februari 2004 | Sala |
Otak Sindikat Pencuri Mobil DiringkusSOLO -Tak sia-sia Tim Ranmor Polresta Surakarta jauh-jauh pergi ke Lampung memburu Ayu (40), otak sindikat pencuri mobil yang kabur ke daerah itu. Wanita warga Bali yang namanya masuk daftar pencarian orang (DPO) Polresta itu ditangkap berikut barang bukti empat mobil hasil kejahatannya. "Dua orang kami tangkap, seorang di antaranya Ayu. Kami masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan penadahnya dan barang bukti lain," kata Kapolresta Surakarta AKBP Lutfi Lubihanto SH, kemarin. Tim Ranmor pimpinan Iptu Edison Panjahitan itu menurut rencana tiba di Solo Kamis (12/2). "Kami perkirakan butuh dua hari untuk menempuh perjalanan Solo-Lampung karena tim menggunakan jalan darat. Mungkin mereka sesekali berhenti untuk melacak keberadaan barang bukti," kata Kasat Reskrim AKP Masrur. Dia menyebutkan, kesuksesan penangkapan Ayu itu diharapkan semakin menambah kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan jajaran Polresta Surakarta. "Kami ingin buktikan, setiap pelaku kejahatan bakal tidak aman bila beraksi di kota ini," tegasnya.
Dia mengemukakan, sindikat yang diotaki Ayu itu sebenarnya menggunakan modus cukup sederhana setiap beraksi. Bahkan, modus kejahatan dengan terlebih dahulu membius korbannya itu bisa dibilang usang. "Namun, entah kenapa, masih saja ada yang menjadi korban Ayu," papar dia. Dia menambahkan, pelaku yang biasanya menyewa mobil, kemudian mengajak pengemudi mobil menginap di hotel yang ditentukan pelaku. Setiap beraksi, pelaku sering berpindah-pindah hotel. "Namun, saat beraksi di Hotel Asia Jl Monginsidi, Solo, wajah tersangka terekam kamera hotel. Berbekal foto itu, kami melacak dan akhirnya berhasil meringkusnya." Di wilayah Solo dan sekitarnya, lanjut Kasat Reskrim, setidaknya komplotan Ayu itu telah beraksi lima kali. Selaku pemimpin kelompok, Ayu bertugas menjebak calon korbannya. Sebab, dialah yang menyediakan minuman bercampur obat tidur itu. "Setelah korban tepedaya, barulah anak buahnya bertindak. Kami kini mengosentrasikan diri mengejar anggota komplotan Ayu," katanya. Untuk sementara Ayu mengaku telah beraksi 11 kali. Dari sejumlah aksi itu, empat mobil hasil kejahatannya dapat ditemukan. Perinciannya, 1 mobil dicuri pelaku di wilayah Solo, 1 mobil di Yogyakarta, dan 2 mobil di Bandung. "Jenis mobil itu, Toyota Kijang, KIA, dan Isuzu Panther," ujarnya. (san-86e) |