
| Kamis, 12 Februari 2004 | Sala |
Saat Penghuni Bangun Tidur Rumah Sudah LudesSRAGEN-Rumah Suparjo (50), warga Jl Mawar Kampung Beloran, Kelurahan Sragen Wetan, kemarin dikuras maling saat para penghuninya tidur terlelap. Sejumlah barang elektronik senilai sekitar Rp 10 juta disikat pencuri. Pelaku memasuki rumah dengan cara mencongkel pintu bagian belakang. Aksi pencurian itu menjadi perbincangan warga, karena pelaku hampir tidak menyisakan barang berharga milik korban. ''Pelakunya diduga lebih dari satu orang,'' tutur Kasat Reskrim AKP Widjiono SH MHum, kemarin. Diperkirakan aksi dilakukan saat turun hujan dan lingkungan rumah dalam keadaan sepi. Biasanya jalan dekat rumah itu sering dilewati kendaraan bermotor. ''Tapi pada malam kejadian, jalan sepi karena hujan gerimis,'' tutur warga sekitar. Diperoleh keterangan, aksi pencurian pertama kali diketahui saksi Ika Artha Wasti (17), sekitar pukul 05.00. Semula saksi bangun tidur berniat ke kamar mandi. Ketika menuju kamar mandi itu, dia melihat pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka lebar. SIM Disikat Dia kaget dan mengadukan kepada keluarganya. Suparjo dan penghuni rumah kaget ketika melihat TV bewarna 20 inch raib. Tidak hanya itu, sebuah jam tangan, HP, dua tape recorder, dua buah magic jar (alat menanak nasi), seterika, VCD player berikut SIM C milik Ika yang disimpan di dompet juga disikat. ''Barang-barang seperti jam tangan maupun HP, tidak disimpan tapi hanya ditaruh di atas meja,'' tutur keluarga korban. Setelah mengetahui sejumlah barang hilang, korban menginformasikan kepada para tetangga dekat. Dilihat dari lokasi kejadian, pelaku diduga lebih dari satu orang dan menggunakan alat transportasi becak untuk mengangkuti barang berharga dari rumah Suparjo. Sebab para tetangga tidak mendengar ada suara deru mobil maupun motor. Korban melaporkan kasus pencurian itu, dan diterima perwira Samapta Ipda Margono dan Brigadir Agus Budiono. (nin-49) |