
| Kamis, 12 Februari 2004 | Sala |
PPP Didesak Tetapkan YMT PACKARANGASEM- Pengunduran diri dua calon legislatif PPP dari kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Daerah Pemilihan Jebres, Solo, diikuti 15 pengurus PPP di PAC Jebres. Hal itu menuai reaksi kader partai berlambang Kakbah tersebut. Tujuh kepengurusan ranting Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Kecamatan Jebres dan tiga organisasi yang berafiliasi ke PPP di Jebres, yakni Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) PPP Kecamatan Jebres, Satgas PPP Kecamatan Jebres, dan Wanita Persatuan Kecamatan Jebres, mendesak DPC PPP Surakarta mendukung langkah DPC agar segera mengeluarkan surat untuk orang yang menjalankan tugas (YMT) pengurus PAC PPP Jebres. Tujuh kepengurusan ranting itu adalah Ranting Kampungsewu, Jebres, Pucangsawit, Jagalan, Sudiroprajan, Gandekan, dan Kepatihan Kulon. "Mohon surat YMT itu segera dikeluarkan agar segala kegiatan partai di Kecamatan Jebres dapat segera dilakukan kembali," kata Koordinator GPK Jebres, Imron Sutopo, Rabu (11/2) kemarin. Masih Loyal Keempat organisasi itu, kata Imron, menyatakan masih loyal ke PPP. Mereka menyatakan konsisten mendukung seluruh kebijakan DPC PPP sebagai institusi tertinggi partai di tingkat cabang. "Termasuk, kebijakan dalam penyusunan calon PPP di daerah pemilihan 4 Jebres yang selama ini menjadi akar permasalahan. Kami menilai daftar calon yang disusun dan disahkan DPP itu melalui pertimbangan matang dan tidak emosional," kata dia. Dukungan perlu diberikan, kata dia, karena saat ini bukan waktu yang tepat untuk menguak konflik internal partai. Melainkan, lebih pada bagaimana mempersiapkan PPP Surakarta untuk memenangi pemilihan umum (pemilu) tahun 2004. (G13-14g) |