
| Kamis, 12 Februari 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Pemilu 2004Pemilih Bertambah, Minta DanaJAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta tambahan kepada pemerintah, karena ada defisit anggaran yang disebabkan oleh bertambahnya jumlah pemilih berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Kepada wartawan usai bersama anggota KPU lainnya diterima Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/2), Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti mengatakan, lima dari sembilan tahapan pemilu yang menjadi program lembaga itu saat ini sudah terselesaikan. Kelima tahapan itu, mulai dari pendaftaran pemilih, pendaftaran parpol sampai kepada pelantikan legislatif. Sedangkan tahapan yang belum selesai adalah kampanye, pemungutan suara, penetapan hasil pemilu, dan kemudian pelantikan DPR, DPRD, dan DPD. Dijelaskannya, masalah yang dihadapi saat ini terkait dengan bertambahnya jumlah pemilih. Berdasarkan data jumlah pemilih yang diterima KPU dari BPS tercatat 147.219.531 pemilih dari jumlah penduduk 216.948.359 jiwa. Sementara surat suara yang telah disiapkan KPU 142 juta lembar yang hari ini telah selesai 122 juta. ''Jadi, kurang 20 juta. Namun, karena jumlah pemilih berkembang, jumlah 142 juta itu pun tidak cukup lagi, dan harus ditambah,'' katanya. (A20-69t) |