
| Kamis, 12 Februari 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Pendaki Sarasehan di Gunung SlametPEKALONGAN - Sedikitnya 200 pendaki dan pencinta alam di Kota dan Kabupaten Pekalongan akan mengadakan sarasehan di puncak Gunung Slamet. Acara berlabel ''Satu Hati untuk Selamatkan Bumi'' itu direncanakan juga diisi acara bersih gunung dan konsolidasi kelompok pencinta alam. Ketua panitia Erdi Fajar Satria mengatakan, kegiatan itu untuk merumuskan secara riil gerakan pelestarian lingkungan di Kota dan Kabupaten Pekalongan. ''Kami berharap kegiatan pada 21-23 Februari itu menjadi momentum penyadaran bagi kaum muda untuk bersama-sama melestarikan lingkungan,'' ujar dia. Berbagai bencana alam yang selama ini terjadi, kata dia, tak lepas dari ''dosa'' semua pihak yang tak mau serius menjaga kelestarian lingkungan. Gunung Slamet dipilih sebagai lokasi, kata dia, karena hari itu bertepatan dengan kedatangan bulan Sura (Muharram-Red) dan para pendaki dari berbagai daerah berkumpul di sana. ''Kami juga ingin menyeru pencinta alam dari daerah lain bersama-sama satu hati menyelamatkan lingkungan.'' Kegiatan yang ditangani Alpen Crew Adventure Service Team itu mendapat sambutan dari para pendaki di Pekalongan. Bahkan beberapa pendaki dari Kendal, Batang, dan Pemalang sudah mendaftarkan diri. ''Untuk menghindari ledakan pendaftar kami membatasi hanya 200 peserta,'' tutur Arifaudin (28), panitia seksi informasi dan komunikasi. Siapa pun yang punya komitmen melestarikan lingkungan bisa mendaftarkan diri ke Alpen Counter Jalan KH Mas Mansyur 157 A Pekalongan sampai 15 Februari. Hingga saat ini, kata Arif, sudah banyak pihak kegiatan itu. Misalnya, Suara Merdeka, Alpen Counter, Tirta Alam, Rejeki Copy, BSP FM, Eiger, dan Metro TV.(G16-17g) |