| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 10 Februari 2004 |
|
TAJUK RENCANA : Agenda Berikut: Perbaikan Manajemen Haji - Bertepatan dengan kepulangan kloter-kloter awal jamaah haji kita dari Arab Saudi, dorongan terhadap keinginan perbaikan manajemen penyelenggaraannya mulai mencuat. Setidak-tidaknya, muncul suara dari anggota DPR yang mendesak pemerintah untuk merevisi UU No 17 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. |
TAJUK RENCANA : Ulurkan Tangan bagi yang Menderita - Gempa besar di Nabire sudah berselang tiga hari. Namun hingga kemarin, getaran-getaran susulan masih terus terjadi. Ada yang melaporkan getaran itu terjadi susul-menyusul rata-rata setiap dua jam. Meskipun getaran itu makin lemah, tetap menyebabkan rasa waswas penduduk kota di pantai utara Papua itu. Pada Minggu, terjadi getaran terasa agak keras mencapai angka 5,3 skala Richter. |
|
|
KARANGAN KHAS : Struktur Kekuasaan dan Kebebasan Pers Oleh: Triyono Lukmantoro KEBEBASAN pers di Indonesia sedang mengalami ancaman serius. Kasus terakhir yang membenarkan pernyataan ini adalah ketika gugatan Tomy Winata terhadap Koran Tempo hampir seluruhnya dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada akhir Januari 2004 lalu. |
KARANGAN KHAS : Hikmah Gus Mus Mundur dari Calon DPD Oleh: Teguh AB KH Mustofa Bisri (Gus Mus) akhirnya mundur dari pencalonan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jawa Tengah. Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibien, Leteh, Rembang, itu mengaku sebelum memutuskan mundur didera kebimbangan antara maju terus dan mundur. |
|
SURAT PEMBACATanggapan untuk Sdri Siti Ngatiyem
Menanggapi surat Sdri Siti Ngatiyem 3 Februari 2004, sampai saat ini kami kepala Kantor Pelayanan PBB Semarang merasa belum pernah ditemui yang bersangkutan. Berdasar penjelasan petugas yang kali pertama melayani, Sdri dengan emosi mengatakan telah melunasi pajak. |
||