logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 10 Februari 2004 Sala  
Line

Wayang Kulit Serentak di 25 Kecamatan

WONOGIRI-Pentas wayang kulit semalam suntuk, Senin malam (9/2) sampai Selasa pagi (10/2) ini secara serentak berlangsung di 25 kecamatan se-Kabupaten Wonogiri.

Pergelaran itu kelanjutan pentas wayang kulit spektakuler tiga kelir delapan dalang yang dikemas dalam paket seni kolaborasi sapta budaya, Minggu malam (8/2). Pergelaran untuk memeriahkan ritual sedekah Bumi Nusantara.

Pentas serentak di 25 kecamatan dan melibatkan 74 dalang wayang kulit. Dari pergelaran itu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan budaya spektakuler untuk melestarikan wayang kulit, tetapi sekaligus momentum malam gampang menonton wayang bagi rakyat secara cuma-cuma.

Kabag Humas Pemkab Wonogiri Drs Bambang Eko Sarwono MM mengatakan, di Alun-alun Kabupaten Wonogiri menyajikan lakon Semar Boyong, sedangkan kelanjutan pentas serentak di 25 kecamatan mengambil lakon Sri Mulih. ''Pentas ini masih berkaitan dengan ritual sedekah Bumi Nusantara tahun 2004,'' tegas Bupati H Begug Poernomosidi SH yang memprakarsai pentas kesenian tradisional secara serentak itu.

Kasubag Dokumentasi Bagian Humas Pemkab Wonogiri, Heru Margiyana SSn mengatakan, ke-74 dalang yang tampil di 25 kecamatan itu terdiri atas duet dalang Ki Iskandar dan Putut Wiyanto SSn untuk Kecamatan Wonogiri Kota. Duet dalang Liliek GHD dan Anjat Sutrisno di Kecamatan Selogiri, kuartet dalang Suroso-Margono-Suyatno-Sarono di Kecamatan Ngadirojo.

Trio dalang di Kecamatan Nguntoronadi (Alit Parwanto, Jangkung Satino, dan Anom Carito) dan Kecamatan Wuryantoro (Sudomo, Sugiyono, dan Suratno). ''Kecamatan Eromoko menampilkan dalang Purwanto, Wiratsongko, dan Hendro Sumpeno,'' kata dalang sepuh, Ki Sutino Hardoko Carito.

Dia menuturkan, kebetulan lokasi yang dipilih untuk pementasan berada di rumahnya. Satu dari tiga dalang yang tampil di Eromoko adalah Hendro Sumpeno putra Ki Sutino.

Dalang Wanita

Enam dalang di Kecamatan Manyaran terdiri atas lima dalang pria dan satu wanita. Yakni Giriyanto Kuncoro Aji, Pujono Gumelar, Suwondo Guntur Darsono, Surahno, dan Menyun Gondo Carito ditambah dalang wanita, Wulan Sri Panjangmas.

Trio dalang di Kecamatan Pracimantoro (Sumanto, Suratno, dan Tukiman), Kecamatan Giriwoyo (Sapto, Slamet, dan Handoko). ''Saya ditunjuk ikut pentas sebagai pendagel di Giriwoyo,'' kata Djoko Duweh.

Untuk Kecamatan Karangtengah (Santosa, Wartoyo, dan Sutrisno), Kecamatan Jatipurno (Purwadi SSn, Sukarman SPd, dan Diskarsanto SSn).

Empat dalang di Kecamatan Baturetno (Tulus Budiman, Kasimin Guno Wiyono, Hadi Suparmo, dan Sakijo Pudjo Wigono), Kecamatan Girimarto (Suwarjo, Sutarno, Suparno, dan Rajianto).

Dua dalang di Kecamatan Batuwarno (Guno Utomo dan Sularmin), Kecamatan Giritontro (Suwarno dan Sido), Kecamatan Paranggupito (Sugeng dan Saeroji), Kecamatan Sidoharjo (Warsino dan Sukadar TA), Kecamatan Jatisrono (Mulyadi PB dan Eko Sunarsono SSn), Kecamatan Jatiroto (Suparmo Bc dan Joko Asmoro), Kecamatan Slogohimo (Sandiyanto dan Mijo), Kecamatan Purwantoro (Sutardi dan Slamet), Kecamatan Kismantoro (Suratno dan Parjo), Kecamatan Bulukerto (Cipto Asmoro dan Didik Kurniawan), dan Kecamatan Puhpelem (Suyono dan Giyoto).(P27-14s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA