
| Selasa, 10 Februari 2004 | Sala |
Jalan Hotmix Penghubung Antarkecamatan Jadi PrioritasSRAGEN-Ruas jalan baik di perkotaan maupun jalan penghubung antarkecamatan di Sragen bakal di hotmix. Panjang ruas jalan di daerah itu 992,20 km. Pengaspalan jalan hotmix sejak 1998-2003 mencapai panjang 226,63 km. Sekitar 765,57 km jalan akan digarap secara bertahap dan menyesuaikan anggaran. ''Ternyata pengaspalan hotmix sangat disenangi masyarakat, karena jalan menjadi mulus,'' tutur Bupati H Untung Wiyono, kemarin. Sejumlah jalan kampung di perkotaan juga sudah di hotmix. Ada yang digarap secara swadaya, tetapi ada pula yang mendapatkan bantuan stimulan pemerintah berupa aspal. Kepala Dinas PU Ir Darmawan Minto Basuki MM menuturkan, jalan penghubung antarkecamatan mendapatkan prioritas untuk hotmix. Sampai dengan akhir tahun 2003, jalan antarkecamatan yang sudah digarap 146,08 km. Awal tahun 2004 disiapkan pengaspalan jalan 31,85 km, sedangkan sisanya akan diaspal pada tahap anggaran berikut. Jalan perkampungan jika masuk klasifikasi jalan kabupaten, secara bertahap juga akan diaspal. ''Kalau ternyata ada jalan kampung yang tidak masuk jalan kabupaten, masyarakat diimbau mengaspal secara swadaya dan Pemkab membantu aspal,'' tuturnya. Dana Naik Dia mengatakan, Pemkab Sragen tidak mungkin merampungkan proyek dalam satu tahun anggaran. Mengingat biayanya sangat besar sedangkan dana terbatas. Apalagi pengaspalan jalan dengan sistem hotmix, biayanya cukup besar. Data yang diperoleh menunjukkan, tahun 2001 dana untuk pengaspalan jalan Rp 19,331 miliar. Menginjak 2002 dana naik menjadi Rp 25,224 miliar, sedangkan 2003 mencapai Rp 52,321 miliar atau mengalami kenaikan hampir dua kali lipat. Saat ini jalan di Sragen dalam kondisi baik ada 326,097 km (32,87%), sedang 404,953 km (40,81%), rusak ringan 48,600 km (4,90 %), dan kerusakan lain 212,550 km (21,42%). ''Kerusakan jalan dalam usulan untuk segera diperbaiki,'' kata Darmawan.(nin-42s) |