
| Selasa, 10 Februari 2004 | Sala |
Besar, Potensi Seni di SoloMESKI berkiprah di Jakarta, aktor Dedi Sutomo ternyata memiliki kepedulian terhadap Kota Solo. Dia berkeinginan agar aktivitas seni di kota itu lebih terekspos secara nasional. Hal itu karena Solo sebenarnya berpotensi sangat besar, hanya belum banyak yang ditampilkan di layar kaca nasional. "Kalau saya melihat di televisi-televisi, nama Solo masih kurang greget. Padahal, di kota ini memiliki potensi sangat luar biasa. Seperti Sardono, dia sudah diakui secara internasional. Di sini juga banyak teater. Banyak hal-hal lain di kota ini yang sangat bagus, yang sebenarnya dapat lebih terekspos pada media kita," kata dia yang ditemui di Balai Kota Surakarta, kemarin. Aktor yang merasa pernah dibesarkan di Solo itu juga mengatakan, dirinya tidak tahu apakah ada sumbatan atau hal lain yang menyebabkan dunia seni di Solo kurang terlihat greget. "Saya ingin mencari, sebenarnya apa yang menjadi kendala untuk lebih menggairahkan kegiatan berkesenian di kota ini," katanya. Lalu, seni apa yang akan dia kembangkan di kota itu? Dia menjelaskan, sesuai dengan bidang yang selama ini digeluti, yang akan dia kembangkan berkaitan dengan seni peran. "Harapan saya, Solo akan lebih memiliki gaung secara nasional," katanya. Lalu apa yang akan dilakukan? "Ini baru dibahas. Sebentar lagi Solo akan berulang tahun. Mungkin dalam kegiatan itu akan ada acara yang dapat membawa kota ini lebih terkenal," ungkapnya. Pada bagian lain dia juga mengatakan, selain Solo sebenarnya dia selalu memperhatikan seni-seni dari berbagai daerah yang dapat diangkat secara nasional. "Kalau kebetulan lewat suatu daerah, saya selalu melihat kegiatan-kegiatan kesenian apa yang ada," katanya.(Sri Syamsiyah LS-42s) |