logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 10 Februari 2004 Olahraga  
Line

Peter Kenyon Kembali Incar David Beckham

LONDON- Setelah menjabat chief eksekutif baru di Chelsea, Peter Kenyon mulai membuat terobosan. Ia merencanakan untuk menggaet David Beckham ke Stamford Bridge. Kenyon mengakui obsesinya kali ini adalah melihat Beckham memakai seragam biru yang menjadi ciri khas Chelsea. Kenyon yang sebelumnya menjabat sebagai chief eksekutif di Manchester United merupakan salah satu tokoh di balik penjualan Beckham ke Real Madrid tahun lalu.

Sejak kedatangan Roman Abramovich ke Stamford Bridge, Chelsea menjadi klub dengan dana berlimpah. Nyaris tak ada rencana perekrutan pemain yang gagal. Gaji besar, tim solid, obsesi tinggi, membaut banyak pemain kelas dunia tertarik menjadi anggota skuad tim biru-biru tersebut. Karena itu, Kenyon pun tak ragu akan ambisinya.

"Semua klub pasti menginginkan Beckham," ujar Kenyon, Senin (09/02). "Saya pikir kepindahannya ke Madrid pada dasarnya hanya ingin mencoba berkarier di luar Inggris, tapi untuk semua itu tidak bisa diraih dalam satu atau dua tahun saja. Dia mungkin belum berminat kembali ke Inggris, tapi Chelsea adalah tim yang bagus dan punya kemampuan untuk mendatangkannya, paling tidak dari sisi finansial" tambahnya.

Di dalam buku autobiografinya, Beckham mengungkapkan ketekerjutannya saat menerima telepon dari Kenyon yang mengabarkan dirinya akan dijual ke Barcelona dengan nilai 25 juta poundsterling. Hal ini membuat Beckham terpukul dan akhirnya berhubungan dengan Kenyon kembali.

Cedera Perut

Sementara itu, David Beckham mengakui dia mengalami masalah dengan perutnya sehingga bermain di bawah performa terbaik ketika memperkuat Real Madrid mengalahkan Malaga 2-1, Minggu dini hari. Tapi mantan bintang Manchester United ini tetap berjuang keras untuk terus dapat tampil baik di Santiago Bernabeu.

"Kondisi perut saya sedang kurang begitu bagus," ungkap Beckham kepada Skysport. ''Tetapi saya akan terus bekerja keras untuk tim ini. Ada saat di mana seseorang tak tampil prima, tetapi itu bukan alasan untuk kalah. Saya akan terus bermain untuk Madrid,'' tambahnya.

Beckham, yang memiliki pendapatan sekitar sembilan juta pounds, tahun lalu harus menanggung pajak penghasilan sebesar sekitar 45 %. Tetapi dengan perubahan sistem pajak di Spanyol, sekarang dia hanya akan kehilangan sekitar 25%. Masalah pendapatan inilah yang membuat tak banyak klub di dunia berani mengincarnya. (ant,rtr,F3-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA