
| Selasa, 10 Februari 2004 | Olahraga |
Juventus Tidak Berkutik di OlimpicoROMA- AS Roma tampil menawan. Dengan ritme permainan yang stabil sepanjang pertandingan, mereka menggulung juara bertahan Juventus 4-0, Senin (9/2) dini hari WIB di Stadion Olimpico Roma. Sukses tersebut membuat mereka terus menguntit pimpinan klasemen AC Milan, sekaligus mulai meninggalkan Juventus dalam perburuan gelar juara. Olivier Dacourt membuka pesta gol Roma saat pertandingan baru menginjak menit ke-13. Mantan pemain Leeds United itu berhasil melesakkan gol dari luar kotak penalti, yang tak mampu dijangkau kiper Gianluigi Buffon. Francesco Totti nyaris memperbesar keunggulan Roma, kalau saja tendangan melengkung yang dilesakkan dari luar petak terlarang tak membentur gawang Buffon. Meskipun terus mendominasi pertandingan sepanjang babak pertama, Roma tak mampu menambah keunggulan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Roma tampil semakin garang. Kapten AS Roma Francesco Totti akhirnya menambah keunggulan timnya pada menit ke-53 melalui titik penalti. Penalti ini didapatkan Roma setelah Paolo Montero menjegal Antonio Cassano di kotak penalti I Bianconeri. Juventus harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Montero mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-55. Montero diusir keluar lapangan karena mengasari Totti. Kondisi itu membuat anak-anak asuhan Fabio Capello kian gencar menggempur pertahanan Juve yang digalang oleh Lillian Thuram itu. Hasilnya, pada menit ke-71 Cassano berhasil mencetak gol pertamanya malam itu setelah memanfaatkan umpan Mancini dari sayap kanan. Mancini pula yang menjadi kreator gol keempat Roma. Bekerjasama dengan rekan senegaranya, Emerson, pemain Brasil itu berhasil mengirimkan umpan matang ke tengah kotak penalti Juve. Cassano yang berdiri bebas dengan mudah menyundul bola ke pojok kanan atas gawang Buffon. Kiper nomor satu Italia tersebut hanya dapat meratapi kemalangannya, setelah empat gol beruntun bersarang di gawangnya. Juve sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil ketinggalan setelah mendapatkan hadiah penalti. Namun David Trezeguet gagal mengeksekusi penalti itu, setelah tendangannya mampu ditepis kiper Ivan Pelizzolli. Serasa Mimpi Penampilan luar biasa AS Roma tak hanya membuat pendukungnya terkagum-kagum. Sang arsitek Fabio Capello pun tak kurang herannya. Dia bahkan terus menggeleng-gelengkan kepala hingga pertandingan usai. Capello mengaku tak percaya timnya bisa membungkam klub seperkasa Juventus dengan empat gol tanpa balas. "Ini pertandingan penting yang ingin kami menangi untuk mengembalikan jalan kami menuju juara," kata Capello kepada Football Italia. "Tetapi hasil yang kami capai sungguh luar biasa. Semua tim Seri A berharap bisa mengalahkan Juventus. Tapi mengalahkan dengan skor sebesar ini seperti dalam mimpi,'' lanjutnya. Namun Capello mengatakan, sukses tersebut pantas diraih oleh timnya, melihat penampilan luar biasa Francesco Totti dkk. ''Hari ini anak-anak bermain sangat menawan," ujar dia. Kekalahan telak 0-4 ini merupakan yang pertama kalinya bagi Juve sejak kegagalan serupa tahun 1995. Uniknya, pada tahun itu mereka juga kalah dengan skor 4-0 dan dari klub kota Roma, yakni Lazio. Stadion tempat ''pembantaian'' juga di Olimpico. ''Kami telah kembali ke jalur dan tak ada alasan lagi untuk tidak optimistis.'' tandasnya. (ant,rtr,F3-77) |