logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 10 Februari 2004 Olahraga  
Line

Persik Minta Gudang Garam Maklumi Pencopotan Logo

KEDIRI-Pengurus Persik Kediri meminta kepada Gudang Garam Tbk untuk memaklumi penghapusan logo perusahaan rokok tersebut dari seputar Stadion Brawijaya Kediri dan bagian depan kostum pemain, selama Liga Champions Asia berlangsung.

Ketua Umum HA Maschut mengungkapkan, hal itu ditempuh untuk menghindari sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sanksi bakal dijatuhkan, bila pihaknya tetap memaksa mencantumkan pesan dari sponsor yang menghasilkan produk berbahan baku tembakau. ''Lagi pula kalau ditimbang-timbang, dibandingkan dengan Gudang Garam, AFC lebih tinggi,'' ujar Maschut yang ditemui saat meninjau press room Stadion Brawijaya, kemarin. Pria yang baru saja terpilih menjadi wali kota Kediri untuk kedua kalinya itu juga mengatakan, dana senilai Rp 2 miliar yang didapatkan dari Gudang Garam hanya digunakan untuk kompetisi Liga Bank Mandiri 2004.

''Jadi tidak ada kaitannya dengan Liga Champions Asia. Untuk itu kami harap Gudang Garam memakluminya. Toh nanti setelah Liga Champions, logo itu tetap terpampang seperti semula,'' tandasnya.

Disinggung mengenai ancaman Gudang Garam yang akan mundur sebagai sponsor utama jika Persik tidak bisa memperjuangkan pemasangan logo produk rokok, Maschut mengaku tidak gentar sama sekali. ''Kalau memang nantinya mereka benar-benar mau lepas, mau bagaimana lagi. Terpaksa kami juga akan mengusahakan ke yang lain, toh sampai sekarang dana tersebut juga belum cair,'' paparnya.

Hampir Selesai

Penghapusan logo produk PT Gudang Garam di seputar stadion, sampai Senin siang sudah hampir selesai. Logo yang terpampang di sekeliling dinding tribune VIP ditutup dengan menggunakan plywood bekas. Di tempat yang sama, Asisten Manajer Bidang Operasional, Eko Soebekti menambahkan Persik mendapatkan subsidi sebesar 10.000 dolar AS atau setara Rp 85 juta pada setiap pertandingan tandang. ''Sebagai kompensasinya, selaku tuan rumah, Stadion Brawijaya harus bersedia dipasang logo sponsor yang diusung AFC melalui AML (AFC Marketing Ltd),'' katanya. Hal itu, lanjutnya, menguntungkan Pemkot Kediri selaku pengelola Persik karena mendapatkan pemasukan dari pajak reklame yang dipasang di seputar Stadion Brawijaya.

Dalam Liga Champions Asia tahun ini, Persik berada dalam satu grup dengan Seongnam Ilhwa Chunma (Korea Selatan), Binh Dihn (Vietnam) dan Yokohama Marinos (Jepang).

Pertandingan melawan Seongnam akan dilangsungkan Rabu besok (11/2) di Stadion Brawijaya.(ant-22)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA